CIAYUMAJAKUNING.ID – Menjelang Lebaran 1447 H, sebanyak 39 titik jalan di Kabupaten Majalengka di perbaiki guna memastikan arus mudik dan aktivitas masyarakat berjalan lancar dan aman.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan total panjang jalan yang di perbaiki mencapai 117 kilometer.
“Kita kejar sebelum Lebaran. Harapannya masyarakat bisa menikmati jalan yang lebih baik saat mudik dan silaturahmi,” ujarnya, Rabu (04/03).
Kalau pun ada yang belum selesai, lanjut Eman, sisanya bakal di lanjutkan setelah Lebaran.
Proses pengerjaan tersebut menelan biaya sebesar Rp 143 miliar.
Berikut 39 titik jalan yang mengalami perbaikan:
- Jalan Leuwilenggik – Sindangkasih
- Jalan Leuwilenggik – Dukuh Asem
- Jalan Kehutanan
- Jalan Pahlawan
- Jalan Tonjong – Cicenang
- Jalan Desa Bantrangsana
- Jalan Gandasari – Kasokandel
- Jalan Baribis – Kasokandel
- Jalan Baturuyuk – Balida
- Jalan Gandu – Sinarjati
- Jalan Jatitujuh – Wanasalam
- Jalan Abdul Majid
- Jalan Leuwimunding – Palasah
- Jalan Cisetu – Sindanghaji
- Jalan Parakan – Cisetu
- Jalan Payung – Bantaragung
- Jalan Nangerang – Patuanan
- Jalan Panjalin – Cidenok
- Jalan Anggrawati – Cengal
- Jalan Cihaur – Haurgeulis
- Jalan Dalem Cucuk
- Jalan Blok Kaum Kaler Talaga
- Jalan Haurgeulis – Cikidang
- Jalan Cidulang – Citaman
- Jalan Cikijing – Cikondang – Cisoka
- Jalan Siti Armilah
- Jalan Pos – Cipinang
- Jalan Rajagaluh – Payung
- Jalan Babakan – Palasah
- Jalan Babakan Desa Talaga Kulon
- Jalan Tarikolot – Sindanghaji
- Jalan Tarikolot – Sukajaya
- Jalan Tonjong Kolot
- Jalan Jakalalana
- Jalan Imam Bonjol
- Jalan Ranji Wetan – Jembar
- Jalan Sindangpala – Sangiang
- Jalan Simpeureum – Manjeti
- Jalan Sumurugul – Kumbung
Menurutnya, percepatan proyek tidak hanya berorientasi pada waktu, tetapi juga pada kualitas pekerjaan.
Eman mengingatkan para pengusaha dan kontraktor supaya menjaga integritasnya.
“Pengusaha harus menjaga kepercayaan publik. Kualitasnya harus bagus. Tidak boleh ada praktik di perjualbelikan atau main tangan. Ini uang rakyat,” tegasnya.
Saat ini, alat berat dan para pekerja melakukan tambal sulam hingga peningkatan struktur jalan.
Eman memastikan pengawasan akan di lakukan secara ketat.
“Kita tidak ingin asal cepat tapi mutunya jelek. Lebih baik terukur, tapi hasilnya benar-benar di rasakan masyarakat,” tambahnya.
Asep (45), warga Ciomas Maja mengaku kondisi jalan yang rusak selama ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulilah menjelang Lebaran jalur Maja – Sukahaji sudah di perbaiki. Mudah-mudahan kualitasnya tahan lama,” ujarnya.
Senada juga di sampaikan Siti (38), warga Kecamatan Ligung.
Ia menilai perbaikan jalan akan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Alhamdulilah Jalan Bantarwaru – Bongas sudah di perbaiki dengan hotmix yang mulus,” tuturnya. ***



