CIAYUMAJAKUNING.ID – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menilai gerakan ‘Bersepeda‘ tak sekadar hobi dan gaya hidup melainkan juga instrumen strategis untuk mendorong perubahan budaya masyarakat.
Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin langsung rangkaian aksi sosial di Alun-alun Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Jumat (17/04).
‘Bersepeda’, jelas Bupati, merupakan akronim dari Bersih, Sehat, Peduli dan Damai.
Gerakan tersebut menjadi empat pilar utama dalam membangun karakter dan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Kuningan.
Setiap pilar gerakan ‘Bersepeda’ memiliki arah dan target yang jelas.
“Ini adalah gerakan kolektif. Kita ingin nilai Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai ini benar-benar hidup dan menjadi kebiasaan di setiap desa,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, aspek kebersihan wilayah Cilimus menjadi perhatian khusus.
Sebagai salah satu pintu masuk dari arah utara, kawasan ini di nilai berperan strategis dalam membentuk kesan awal terhadap Kuningan.
“Cilimus adalah wajah depan Kuningan, sehingga standar kebersihannya harus benar-benar dijaga,” jelas Bupati.
Nilai peduli dalam gerakan ini diwujudkan melalui program GEMA SADULUR yang menyasar kelompok rentan.
“Kita mulai dari langkah sederhana, seperti sedekah yang di lakukan secara ikhlas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Bupati menargetkan melalui program ini adanya perubahan perilaku.
“Ketika bersih, sehat, dan peduli sudah menjadi kebiasaan, maka suasana damai akan tercipta dengan sendirinya,” tuturnya.
Sementara itu, Kades Cilimus H Mulyadin menilai kegiatan Jumat Bersepeda di wilayahnya membawa energi positif bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan masyarakat bersama unsur TNI melakukan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) sebagai bagian dari mendukung gerakan.
Selain itu, Mulyadin turut menyampaikan harapan supaya penataan kawasan Taman Cilimus dapat menjadi perhatian. ***



