spot_img
Sabtu, April 25, 2026
More

    Kota Cirebon Tuan Rumah Lomba Paduan Suara PKK Jabar

    CIAYUMAJAKUNING.IDKota Cirebon menjadi tuan rumah Lomba Paduan Suara “Puspa Swara Wanoja Sunda” Tahun 2026 di kantor perwakilan Gubernur Jabar Wilayah III Cirebon Bale Jaya Dewata, Selasa (21/04).

    Lomba yang di ikuti PKK se-Ciayumajakuning itu di hadiri oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo.

    Ia mengatakan momentum ini kian bermakna karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.

    Menurut Edo, perempuan memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi, baik dalam keluarga maupun masyarakat.

    “Kehadiran ibu-ibu semua di sini menjadi bukti bahwa perempuan Jawa Barat adalah bagian penting dari pembangunan,” ungkapnya.

    Edo juga menekankan lomba paduan suara ini sekaligus menjadi refleksi dari kehidupan berorganisasi.

    “Melalui kegiatan seperti ini, kita memperkuat sinergi yang di bangun dengan rasa kebersamaan,” tambahnya.

    Lombba paduan suara kali ini mengusung tagline ‘Ngaguar Asih, Ngahudangkeun Rasa’.

    Kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menumbuhkan kasih sayang dan empati dalam setiap langkah pengabdian.

    Edo berharap melalui pendekatan yang partisipatif dan penuh kegembiraan, hubungan antara pemerintah dengan organisasi perempuan kian erat.

    “Tujuan utama kita adalah mempererat tali silaturahmi, membangun jejaring komunikasi, dan tentu saja, melestarikan kekayaan seni suara,” harapnya.

    Sementara itu, Ketua PKK Kota Cirebon Noviyanti Edo menyampaikan kegiatan ini menjadi energi positif perempuan untuk terus bergerak dan berinovasi.

    “Alhamdulillah, kita terus di dorong untuk menjadi perempuan yang aktif, inspiratif dan berinisiatif dalam memajukan organisasi,” ungkapnya.

    Noviyanti menambahkan dalam paduan suara terdapat proses membangun kekompakan, menyelaraskan perbedaan dan menghadirkan harmoni.

    “Seperti paduan suara, setiap suara memiliki peran,” ungkapnya.

    Ketika di satukan dengan baik, jelas Noviyanti, akan menghasilkan harmoni yang indah.

    “Begitu pula dengan peran perempuan, membutuhkan kebersamaan dan keselarasan untuk menciptakan perubahan nyata,” lanjutnya.

    Noviyanti pun lalu mengajak kepada seluruh peserta untuk tampil percaya diri, tanpa melupakan nilai kebersamaan.

    “Mari jadikan lomba ini sebagai pengingat bahwa suara kita, baik dalam bentuk nyanyian maupun tindakan dapat menjadi kekuatan untuk membawa perubahan,” tutupnya. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories