CIAYUMAJAKUNING.ID – Realisasi produksi perikanan di Kota Cirebon pada tahun 2025 melampui target yang di tetapkan sebesar 5.090,40 ton yakni mencapai 7.894,71 ton atau setara 155,09 persen dari target baik di subsektor perikanan tangkap maupun budidaya.
Kepala DKPPP Kota Cirebon Elmi Masruroh menilai capaian itu menunjukkan kinerja sektor perikanan daerah yang terus mengalami peningkatan.
“Capaian tersebut di pengaruhi aktivitas nelayan yang relatif stabil serta dukungan program dari pusat dan daerah,” ungkapnya, Jumat (09/01).
Peningkatan produksi ikan di Kota Cirebon banyak di pengaruhi kinerja positif di subsektor perikanan budidaya.
Target produksi perikanan budidaya pada 2025 di tetapkan sebesar 376,50 ton sedangkan realisasi produksinya mencapai 416,64 ton.
“Atau sekitar 110,66 persen dari target,” ujar Elmi.
Menurutnya produksi perikanan budidaya di dorong oleh optimalisasi sarana dan pendampingan teknis para pembudidaya ikan.
Sektor perikanan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan dan pembudidaya.
“Kinerja sektor perikanan juga tercermin dari capaian retribusi TPI Kejawanan,” sambung Elmi.
Target retribusi TPI Kejawanan pada 2025 sebesar Rp1,39 miliar dengan realisasi mencapai Rp1,5 miliar atau sekitar 107,31 persen dari target.
“Terdapat surplus retribusi sekitar Rp102 juta,” imbuhnya.
DKPPP berencana memperkuat pembinaan nelayan dan pembudidaya ikan guna menjaga tren peningkatan produksi di tahun 2026.
“Kami akan mengoptimalkan program-program guna mendukung kinerja sektor perikanan,” pungkas Elmi. ***


