CIAYUMAJAKUNING.ID – MUI Kota Cirebon menggelar rapat kerja dan pelantikan pengurus masa khidmat 2025–2030 yang di hadiri oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo di At-Taqwa Center Kota Cirebon, Selasa (14/04).
Ketua MUI Kota Cirebon yang baru KH Samsudin berkomitmen pihaknya untuk memperkuat visi pembangunan Kota Cirebon yang setara dan harmonis.
Ia menjelaskan MUI telah menyiapkan berbagai program kerja yang terbagi dalam sembilan komisi guna menjawab kebutuhan umat.
“Salah satunya adalah Pendidikan Kader Ulama (PKU) sebagai upaya menyiapkan generasi penerus ulama di masa mendatang,” ujar Samsudin.
Program PKU menjadi langkah strategis dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan ulama.
Sekaligus memastikan nilai-nilai keislaman tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga harmoni dan memperkuat nilai-nilai Islam yang damai dan berkemajuan.
“Mohon doa agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pinta KH Samsudin.
Sementara itu, Wali Kota Edo menilai keberadaan MUI sebagai wadah para ulama, zu’ama dan cendekiawan muslim dalam membangun keseimbangan.
“Agar kemajuan intelektual dan ekonomi masyarakat berjalan seiring dengan kematangan spiritual,” katanya.
Edo juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya permasalahan sampah yang masih menjadi tantangan serius di Kota Cirebon.
“Saya berharap MUI dapat turut mengambil peran aktif dalam memberikan edukasi kepada umat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” pintanya.
Edo Kota mengajak para ulama dan tokoh agama untuk terus menyampaikan pesan-pesan edukatif dalam setiap dakwah.
Termasuk menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari iman.
“Jika para alim ulama, para Kiai, Ustaz dan tokoh masyarakat menyampaikan pesan ini di tengah lingkungan warga, insyaallah kesadaran masyarakat akan tumbuh lebih cepat,” pungkasnya. ***



