https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Rabu, 9 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Gaet Wisatawan, Wagub Erwan Dorong Pengusaha Berinovasi Terhadap Kuliner Jabar

by Noer Panji
26 Agustus 2026
in Ekbis

Wagub Jabar Erwan Setiawan. (ist)

CIAYUMAJAKUNNG.ID: Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendorong para pelaku usaha kuliner untuk terus melakukan inovasi agar makanan tradisional Jawa Barat tidak hanya bertahan, tetapi mampu bersaing dan memiliki pasar yang lebih luas.

Menurut Erwan, inovasi terhadap makanan tradisional telah terbukti mampu meningkatkan nilai ekonomi sebuah produk. Sejumlah jajanan yang dahulu identik dengan makanan sederhana, kini justru berkembang menjadi kuliner populer dan memiliki nilai jual tinggi.

BacaJuga

Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gunung Sahari Hadirkan Pelayanan Hangat dan Berkesan

B&B Hadirkan Personal Care Anak Aktif dengan Wangi Seharian

Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Tanjung Priok Sambut Nasabah Hangat Berwastra

Hangat dan Berbudaya, BRI BO Sunter Sambut Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

“Silakan kembangkan inovasi-inovasi. Saya berharap banyak lagi inovasi lainnya sehingga kuliner di Jawa Barat semakin digemari dan semakin banyak wisatawan yang datang ke Jawa Barat hanya untuk mencicipi makanan,” kata Erwan saat menghadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jawa BaratBPS Sebut Jawa Barat Alami Deflasi 0,05 Persen Periode 2026-2030.

Pelantikan dilaksanakan di RM Sindang Reret, Jalan Surapati No. 53, Kota Bandung, Rabu (26/8/2026) malam.

Ia menuturkan, Jawa Barat memiliki modal besar untuk mengembangkan industri kuliner karena didukung kekayaan makanan tradisional yang sangat beragam dari 27 kabupaten/kota.

Beragam kuliner khas Jawa Barat seperti nasi timbel, karedok, lotek, batagor, surabi, peuyeum, hingga berbagai makanan khas lainnya dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.

Erwan pun melihat geliat wisata kuliner di Bandung menunjukkan peluang ekonomi yang semakin besar. Mobilitas masyarakat dari luar daerah yang datang ke Bandung untuk menikmati kuliner menjadi pasar yang harus ditangkap oleh para pelaku usaha.

“Tantangan kita hari ini dan ke depan adalah bagaimana makanan yang enak ini naik kelas menjadi bisnis yang kuat. Bagaimana kuliner lokal bisa memiliki branding yang kuat,” ucapnya.

Karena itu, Erwan berharap kepengurusan AKAR Jawa Barat yang baru tidak sekadar menjalankan fungsi organisasi, tetapi mampu menjadi penggerak ekosistem industri kuliner di Jawa Barat. Ia pun meminta para pengurus AKAR untuk berani melakukan inovasi-inovasi baru.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan sektor kuliner memiliki keterkaitan yang erat dengan pengembangan pariwisata, termasuk sport tourism yang kini terus berkembang di Kota Bandung.

Menurut Farhan, berbagai kegiatan olahraga yang menghadirkan peserta dari luar daerah memberikan dampak ekonomi yang luas karena para wisatawan tidak hanya mengunjungi lokasi utama kegiatan, tetapi juga menginap, makan, berbelanja, dan berwisata di berbagai kawasan.

“ Sport tourism memang salah satu yang menjadi andalan di Kota Bandung. Mereka yang datang ke Kota Bandung, apalagi untuk acara lomba-lomba, banyak yang berasal dari luar Bandung,” kata Farhan.

Farhan menilai kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha kuliner untuk menangkap efek ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

Ia juga menyoroti keberadaan Persib Bandung yang dinilainya turut menghasilkan aktivitas ekonomi besar, khususnya dengan pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) serta meningkatnya kunjungan penonton dari luar Kota Bandung.

“Dengan Persib menjadi juara, ini mendatangkan banyak sekali orang dari luar Kota Bandung. Ini peluang juga untuk berbagai macam bisnis kuliner,” ujarnya.

Farhan menambahkan, Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat perlu terus berkolaborasi untuk membangun ekosistem usaha kuliner yang sehat sekaligus meningkatkan daya saing para pelaku usaha.

Ia menegaskan, asosiasi usaha seperti AKAR seharusnya menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi, bukan menjadi kartel yang menghambat persaingan.

“Dalam kolaborasi yang diikat lewat asosiasi ini, saya sangat tidak mengharapkan kalau asosiasi ini menjadi kartel, tetapi justru menjadi wadah komunikasi dalam rangka persaingan yang sehat,” katanya.

Farhan berharap penguatan industri kuliner di Kota Bandung dapat menjadi pemantik bagi berkembangnya industri kafe dan restoran di berbagai daerah di Jawa Barat.

“Insyaallah kita akan selalu bisa berkolaborasi untuk menjadikan kuliner sebagai andalan pariwisata Jawa Barat,” pungkasnya.

Tags: Erwan SetiawanJawa BaratKuliner Tradisional

Related Posts

Raih Penghargaan Indonesia Property & Bank Award XX 2026, SUCOFINDO Tegaskan Komitmen Keberlanjutan

Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gunung Sahari Hadirkan Pelayanan Hangat dan Berkesan

9 September 2026
B&B Hadirkan Personal Care Anak Aktif dengan Wangi Seharian

B&B Hadirkan Personal Care Anak Aktif dengan Wangi Seharian

9 September 2026
Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Tanjung Priok Sambut Nasabah Hangat Berwastra

Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Tanjung Priok Sambut Nasabah Hangat Berwastra

9 September 2026
Hangat dan Berbudaya, BRI BO Sunter Sambut Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

Hangat dan Berbudaya, BRI BO Sunter Sambut Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

9 September 2026
Memilih Jenis Reksa Dana Sesuai dengan Tujuan Keuangan

Memilih Jenis Reksa Dana Sesuai dengan Tujuan Keuangan

9 September 2026
Tegaskan Tanggung Jawab Keberlanjutan, Grup MIND ID Perkuat Penanganan Dampak Karhutla

Tegaskan Tanggung Jawab Keberlanjutan, Grup MIND ID Perkuat Penanganan Dampak Karhutla

9 September 2026

Berita Terpopuler

  • anik arnika mabok ngeslot

    Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Purnabakti, 246 ASN Pemkab Cirebon Diberi Pembekalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Hotel Baru Berdiri, Umar Klau Wanti-wanti: Jangan Sampai Warga Cirebon Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id