CIAYUMAJAKUNING.ID – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Gebyar Bahasa Arab Internasional Tahun 2026 yang di gelar di auditorium kampus, Selasa (22/09).
Langkah tersebut sebagai upaya memperluas kompetensi generasi muda agar memiliki bekal untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.
Sebab penguasaan bahasa asing dan pemanfaatan teknologi dapat membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda terhadap ilmu pengetahuan, pendidikan dan peluang di tingkat global.
Wakil Wali Kota Cirebon (Wawalkot) Siti Farida Rosmawati berkesempatan menghadiri kegiatan yang mengangkat tema “Mengeksplorasi Khazanah Keilmuan Bahasa Arab melalui Lingkungan yang Kompetitif dan Digital untuk Membangun Generasi Global”.
Kegiatan turut dihadiri perwakilan Gubernur Jabar serta Staff Ahli Gubernur Jabar Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Benny Bachtiar.
Wawalkot Siti menilai Bahasa Arab memiliki posisi yang lebih luas dari sekadar bahasa dalam kajian keagamaan dan bahasa internasional.
Bahasa Arab juga memiliki peran dalam komunikasi global, diplomasi, literatur keilmuan, dan berbagai bidang lainnya.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing yang berjalan beriringan dengan pemanfaatan teknologi dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk meningkatkan daya saing.
Hal tersebut juga sejalan dengan transformasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi yang mengembangkan pendidikan berbasis digital.
Siti menambahkan kemajuan daerah juga di topang oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia yang harus mendapat perhatian, termasuk melalui kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan gagasan dan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pembangunan yang berkelanjutan harus bertumpu pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dan formulasi kebijakan publik yang tepat sasaran,” katanya.
Siti juga mengapresiasi rangkaian Gebyar Bahasa Arab Internasional yang menghadirkan berbagai perlombaan dan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah.
Menurutnya, kombinasi antara pengembangan keilmuan, kompetisi, teknologi dan pendidikan karakter menjadi hal penting dalam membentuk generasi yang mampu mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.
“Akselerasi digital dan rasionalitas keilmuan tetap harus di imbangi dengan pendekatan pendidikan yang memanusiakan manusia,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr Hajam menjelaskan Gebyar Bahasa Arab Internasional menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan Bahasa Arab lebih luas.
Ia mengatakan, penguasaan bahasa Arab memiliki keterkaitan erat dengan upaya memahami berbagai sumber keilmuan Islam.
“Bahasa adalah kunci pembuka pengetahuan dan pembuka kitab. Untuk memahami Al-Qur’an dan hadis, tentu di perlukan penguasaan bahasa Arab. Begitu juga untuk membaca dan memahami literatur-literatur klasik atau kitab turats,” jelasnya.
Selain itu, penguasaan Bahasa Arab juga perlu di lengkapi dengan kemampuan Bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa utama dalam komunikasi dan literatur internasional. ***








