https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Sabtu, 5 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kawasan Industri Cirebon Masih Terkendala Soal Harga Tanah Yang Cukup Tinggi

by Andika
21 Desember 2021
in Ekbis
Ciayumajakuning.id

Ekspos Kawasan Industri Cirebon di Ruang Paseban Kantor Bupati Cirebon, Selasa (21/12/2021)

CIAYUMAJAKUNING.ID – Masuk ke dalam pembangunan proyek strategis nasional segitiga rebana Jawa Barat, Kabupaten Cirebon menjadi daerah yang dinilai cocok menjadi kawasan industri untuk menopang zona ekonomi baru di wilayah timur Jawa Barat. Hal itu terungkap pada saat adanya kegiatan ekspos kawasan industri yang diselenggarakan di Ruang Paseban Kantor Bupati Cirebon, Selasa (21/12/2021).

PT. Kawasan Industri Cirebon (KIC) selaku investor untuk mengelola pembangunan seluruh kawasan industri itu mengungkapkan saat ini sedang mengurus seluruh pembebasan dan pembayaran tanah, termasuk membangun seluruh infrastruktur untuk industri.

BacaJuga

Barantum Pertegas Reputasi sebagai Penyedia CRM Indonesia

Di Tengah Pasar Otomotif yang Menantang, BRI Finance Bukukan Lonjakan Laba 91,2%

UPH Ajak Mahasiswa Baru Temukan Panggilan dan Jalani Hidup Bermakna

Tingkatkan Minat Baca, KAI Logistik Salurkan 1.700 Buku melalui Program “Gerbong Literasi”

Direktur PT. KIC, Joko Prabowo mengatakan, kendala utama sebetulnya adalah pembebasan lahan untuk kawasan industri. Kendala itu diungkapkannya adanya tengkulak yang menjual harga kepada investor yang cukup tinggi. Sementara pihaknya sudah mempunyai estimasi harga untuk pembebasan lahan untuk kawasan industri.

“Jadi setelah kami yang mengelola, tidak akan ada lagi tengkulak yang bermain harga tanah. Kita akan beli sesuai dengan harga yang wajar. Kalau mereka bertahan dengan harga tinggi, ya investor pasti lari dong,” kata Joko.

Saat ini, pihaknya berencana membebaskan lahan untuk industri dengan luas lahan sekitar 4 ribu hektare yang berlokasi di Kecamatan Losari. Namun dikatakannya, tidak seluruhnya akan dibebaskan dalam waktu bersamaan, namun bertahap sesuai dengan harga tanah yang sudah disesuaikan dengan RAB PT. KCI.

“Kemarin-kemarin itu harganya tidak karuan, makanya sekarang sedang kita rapikan dulu. Rencana seratus hektare dulu, baru nanti dua ratus hektare dan seterusnya. Yang penting target 4 ribu hektare lebih, bisa tercapai,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya meminta dukungan semua pihak, terlebih lagi masyarakat yang mempunyai tanah dan berminat dijual untuk kawasan industri. Masalahnya, kalau harga tanah tetap tinggi, secara otomatis dengan kondisi itu investor akan lari. Masalahnya, masih banyak wilayah lainnya yang ingin dibangun kawasan industri. Ketika semua bersinergi, maka Kabupaten Cirebon akan mempunyai kawasan industri seperti di Jababeka, kendal ataupun wilayah industri lainnya yang sudah berhasil dibangun.

“Kalau perusahaan yang sudah jadi, itu bukan dibawah kendali kami. Kami ini baru akan memulai dan disesuaikan dengan RTRW yang ada. Kenapa kami memilih kawasan timur, ya karena itu masuk dalam program nasional. Termasuk seluruh kawasan industri di Kabupaten Cirebon, sudah program nasional,” papar dia.

Dirinya kembali menekankan, program nasional ini harus secepatnya berjalan. Kalau sampai gagal, lokasi bisa berpindah ke Kabupaten Kuningan ataupun Kabupaten Majalengka. Namun dia mengaku, Pemkab Cirebon sangat respon dan dukungan dari Forkopimda sangat kompak. Justru, Kabupaten Cirebon yang dinilai sangat kompak termasuk dalam kepastian hukum.

“Justru Pemkab Cirebon itu semuanya kompak, termasuk Forkopimdanya. Kalau ingin berjalan semuanya ya harus begini. Toh setelah kawasan industri terbangun, Kabupaten Cirebon akan semakin maju,” ujar dia.

Joko menambahkan, pembebasan lahan untuk zona industri yang jumlahnya 4 ribu hektare lebih ini, tahun depan wajib terealisasi. Hal itu karena tahun 2024 nanti kawasan industri itu harus sudah bisa berjalan. Mengingat nantinya perusahaan yang masuk merupakan perusahaan besar, semisal Astra dan LG. Secara teknis nantinya bilamana urusan pembebasan lahan sudah dirampungkan maka perusahaan besar itu tinggal memindah saja dari lokasi lainnya, dan beroperasi di Kabupaten Cirebon.

“Kita ini membuat satu kawasan dalam satu hamparan. Nantinya perusahaan besar akan masuk semua disini. Jadi tahun depan, pembebasan tanah ya wajib
Terealisasi dong. Jadi intinya, ada di persoalan harga tanah,” pungkas dia.

Tags: JababekaKabupaten CirebonKawasan Industri Cirebon

Related Posts

Barantum Pertegas Reputasi sebagai Penyedia CRM Indonesia

Barantum Pertegas Reputasi sebagai Penyedia CRM Indonesia

4 September 2026
Di Tengah Pasar Otomotif yang Menantang, BRI Finance Bukukan Lonjakan Laba 91,2%

Di Tengah Pasar Otomotif yang Menantang, BRI Finance Bukukan Lonjakan Laba 91,2%

4 September 2026
UPH Ajak Mahasiswa Baru Temukan Panggilan dan Jalani Hidup Bermakna

UPH Ajak Mahasiswa Baru Temukan Panggilan dan Jalani Hidup Bermakna

4 September 2026
Tingkatkan Minat Baca, KAI Logistik Salurkan 1.700 Buku melalui Program “Gerbong Literasi”

Tingkatkan Minat Baca, KAI Logistik Salurkan 1.700 Buku melalui Program “Gerbong Literasi”

4 September 2026
Kenali Jenis Virus Kucing dan Cara Mencegah Penularannya

Kenali Jenis Virus Kucing dan Cara Mencegah Penularannya

4 September 2026
Kapolda NTT Resmikan MI Al-Hidayah, Hadirkan Ruang Belajar Layak Anak Pulau Kukusan

Kapolda NTT Resmikan MI Al-Hidayah, Hadirkan Ruang Belajar Layak Anak Pulau Kukusan

4 September 2026

Berita Terpopuler

  • anik arnika mabok ngeslot

    Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Purnabakti, 246 ASN Pemkab Cirebon Diberi Pembekalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Hotel Baru Berdiri, Umar Klau Wanti-wanti: Jangan Sampai Warga Cirebon Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id