https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Minggu, 1 November 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

Cerita Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Cirebon

by Andika
26 November 2020
in Umum
Cerita Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Cirebon

CIREBON, CIAYUMAJAKUNING.ID – Petugas pemulasaran jenazah Covid-19 yang tugas kesehariannya banyak bersentuhan dengan pasien atau jenazah Covid-19. Membuat hal tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri karena berkemungkinan besar teepapar Covid-19.

Hal itu dirasakan oleh salah satu Perawat Rohani Islam (Warois) atau yang lebih dikenal dengan petugas pemulasaran jenazah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, H Misrad, SAg (56).

BacaJuga

KDM Harapkan Dewan Pers Kembalikan Pers Sebagai Lembaga Bergengsi

Ke Cirebon, Bupati Kuningan Diajak Berlayar Gunakan KRI Dewaruci

Membangun Fondasi Indonesia Emas: Refleksi Kritis Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Generasi Z dan Sumpah Pemuda: Saatnya Aksi Nyata Menuju Visi Indonesia Emas 2045

Misrad mengaku sebagai manusia biasa mengaku takut terpapar Covid-19, karena tugas pemulasaran yang ia lakukan, dari mulai memandikan, mengkafani, menyolati hingga mengubur jenazah Covid-19 dilakukan langsung oleh tim pemulasaran, termasuk dirinya.

“Saya juga harus berusaha dalam posisi aman, yaitu dengan memakai APD lengkap, tapi meskipun sudah pakai APD tetap aja saya sebagai manusia biasa merasa takut,” ujar Misrad, Kamis (26/11/2020).

Selain khawatir terpapar, kata dia, penolakan masyarakat terhadap jenazah Covid-19 yang menganggap pemulasaran tidak dilakukan sesuai syariat Islam, juga membuat dirinya prihatin dan sedih. Pasalnya, puluhan jenazah Covid-19 di RSUD Arjawinangun yang hendak dikubur selalu dilakukan pemulasaran sesuai syariat Islam.

“Ya, sering dapat penolakan. Kalau dalam kondisi seperti itu saya serahkan ke polisi. Sebelum aman saya enggak mau turun (mengubur jenazah, red). Kami enggak mau dikorbankan, kami juga harus dijamin keamanannya,” ucap Misrad.

Dirinya mengaku jumlah total tim pemulasaran dan penguburan jenazah Covid-19 di RSUD Arjawinangun ada 12 orang. Dari jumlah tersebut, 7 orang merupakan tim pemulasaran. Dimana, 2 diantaranya ialah perempuan dan 1 orang merupakan dokter forensik. Selain itu, 5 orang lainnya adalah petugas yang berjaga-jaga di mobil ambulan ketika jenazah akan diberangkatkan ke tempat pemakaman.

Misrad menjelaskan, pendidikan terakhir 6 orang tim pemulasaran jenazah di RSUD Arjawinangun semuanya Sarjana Agama atau SAg. Ia memastikan, tatacara pemulasarannyapun dilakukan sesuai syariat. Sehingga, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk meragukan proses tersebut.

“Saya pastikan pihak keluarga dari jenazah juga menyaksikan saat kita menjalankan tugas, jadi apa yang kita lakukan dalam proses pemulasaran sudah sesuai dengan syariat islam,” ujar Misrad.

Ditambahkan Misrad, di bulan November 2020 ini tugas tim pemulasaran memang cukup berat. Karena, jumlah pasien meninggal dan dinyatakan positif Covid-19 mengalami peningkatan tajam. Hampir setiap hari tim pemulasaran jenazah Covid-19 menjalankan tugasnya tanpa kenal lelah.

“Karena jumlah lumayan banyak teman-teman banyak yang ngedrop, tidak fit. saya sendiri sebenarnya sedang sakit pinggang, tapi kita tetap harus jalankan tugas itu,” tutur Misrad.

Misrad pun mengungkapkan sampai dengan saat ini sudah 35 jenazah Covid-19 yang ditangani tim pemulasaran Covid-19 RSUD Arjawinangun. Jumlah tersebut didominasi oleh jenazah yang tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon.

“Kalau dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, di bulan November ini hampir tiap hari, dan kebanyakan dari Kabupaten Cirebon,” ujar Misrad.

Tags: Covid-19Kabupaten CirebonRSUD Arjawinangun

Related Posts

KDM Harapkan Dewan Pers Kembalikan Pers Sebagai Lembaga Bergengsi

KDM Harapkan Dewan Pers Kembalikan Pers Sebagai Lembaga Bergengsi

29 Oktober 2026
Ke Cirebon, Bupati Kuningan Diajak Berlayar Gunakan KRI Dewaruci

Ke Cirebon, Bupati Kuningan Diajak Berlayar Gunakan KRI Dewaruci

29 Oktober 2026

Membangun Fondasi Indonesia Emas: Refleksi Kritis Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

28 Oktober 2026

Generasi Z dan Sumpah Pemuda: Saatnya Aksi Nyata Menuju Visi Indonesia Emas 2045

28 Oktober 2026
BPJS Ketenagakerjaan Indramayu Sosialisasikan ‘Asuransi Aing’

Soal Aktivitas Tambang Ilegal di Majalengka, Ini Kata Bupati Eman

28 Oktober 2026
BPJS Ketenagakerjaan Indramayu Sosialisasikan ‘Asuransi Aing’

Kota Cirebon Terima Bantuan Satu Unit Ambulan dari Baznas RI

28 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • Yuk, Pantau Lalu Lintas Secara Real Time via PANON Kuningan!

    Yuk, Pantau Lalu Lintas Secara Real Time via PANON Kuningan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumur Tujuh Cikajayaan Pasawahan Situs Mata Air Bersejarah di Kuningan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Pembongkaran Rel Kuno Cirebon Memanas, DPRD Siapkan RDP dan Panggil Wali Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu Geothermal di Kuningan, Bupati Sambangi Kementerian ESDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Izin Usaha Kawasan Wisata Arunika Kuningan Minta Diperbaiki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEB UI Kembangkan DBHCHT Untuk KTR di Kabupaten Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id