https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Kamis, 16 Juli 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Wali Kota Cirebon Yakinkan Sentra Kuliner Alun-Alun Kejaksan Pasti Enak

by Andika
8 Juni 2021
in Pariwisata
Ciayumajakuning.id

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis Saat Menunjukan Salah Satu Produk UMKM di Sentra Alun-Alun Kejaksan

CIAYUMAJAKUNING.ID – Resmikan sentra UMKM, Wali Kota Cirebon minta Alun-alun Kejaksan dijadikan sentra kegiatan pariwisata. Amanah yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar diminta untuk dilaksanakan sebaik-baiknya.

“Hari ini merupakan hari yang membahagiakan bagi kami,” ungkap Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis saat meresmikan pembukaan sentra UMKM di Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Selasa (8/6/2021).

BacaJuga

Ratusan Rider Jelajahi Surga Tersembunyi Cirebon Pada TS Jabar Ngahiji 16

Goa Sunyaragi Gelar Wayang Wong dan Lomba Tari Tradisional

Enam Hektare Eceng Gondok Tutupi Permukaan Waduk Darma

Menelusuri Jejak Situs Batu Tulis Huludayeuh Dukupuntang Cirebon

Menurut Azis, ide untuk membangun sentra UMKM bersamaan dengan revitalisasi Alun-alun Kejaksan merupakan ide dan mahakarya hebat.

Adanya sentra UMKM melengkapi destinasi wisata di Alun-alun Kejaksan. Wisatawan yang melakukan wisata religi di Masjid Raya At Taqwa sekaligus bisa berwisata di Alun-alun Kejaksan yang letaknya saling berhadapan. Dengan adanya sentra UMKM, wisatawan sekaligus bisa membeli oleh-oleh sebagai kenang-kenangan untuk keluarga tercinta.

“Bahkan wisatawan juga bisa berkuliner di Alun-alun Kejaksan ini,” ungkap Azis.

Pada kesempatan itu, Azis juga berpesan kepada Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) untuk melakukan pembinaan terhadap pedagang kuliner yang berjualan di Alun-alun Kejaksan.

“Kita dulu sepakat, tidak ada pedagang kaki lima (PKL) di bahu jalan. Semua disatukan menempati salah satu sisi di Alun-alun Kejaksan yang menjadi sentra PKL,” ujar dia.

“Mohon tempatnya dibikin senyaman dan sebersih mungkin, walaupun tempatnya minimalis,” ungkap Azis.

Tidak hanya itu, cita rasa makanan dari pedagang kuliner yang berjualan di Alun-alun Kejaksan juga diminta untuk diperbaiki. Dengan perbaikan cita rasa makanan yang dijual oleh pedagang kuliner di Alun-alun Kejaksan, Azis yakin wisatawan tidak akan pergi kemana-mana untuk mencari kuliner.

“Cukup disini kalo mau makan enak, jadi saya yakin karena pedagang yang berjualan disini sudah diminta perbaiki sajian,” ungkap Azis.

Azis juga berpesan agar Alun-alun Kejaksan yang sudah direvitalisasi bisa dijaga dengan baik. Mulai dari kebersihan dan keamanannya.

“Jaga amanah yang sudah diberikan Pemprov Jabar dengan sebaik-baiknya,” pinta Azis.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi menjelaskan, ke depannya mereka akan bekerja sama dengan travel agent, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan stakeholder terkait lainnya untuk bisa menjadikan Alun-alun Kejaksan sebagai tempat singgah wisatawan yang berkunjung ke Kota Cirebon.

“Kita disini juga terus akan berbenah,” ungkap Agus.

Salah satunya menjadikan lantai kedua untuk pengembangan ekonomi kreatif, terutama kesenian, sehingga bisa menjadi magnet pertunjukkan untuk menarik orang dan wisatawan berkunjung ke Kota Cirebon.

Kepala DPKUKM Kota Cirebon, Maharani Dewi menjelaskan sentra UMKM di Alun-alun Kejaksan dikelola oleh enterpreneur muda.

“Mereka akan melakukan penjualan tidak hanya offline, namun juga online. Baik itu melalui aplikasi maupun melalui pesan Whatsapp (WA),” ungkap dia.

Sedikitnya ada 200 produk dari 70 UMKM di Kota Cirebon yang mengisi sentra UMKM di Alun-alun Kejaksan. Untuk UMKM yang produknya dijual di tempat tersebut memiliki sejumlah syarat, di antaranya memiliki KTP Kota Cirebon dan memiliki surat keterangan usaha atau nomor induk berusaha.

“Serta memiliki komitmen untuk siap memajukan UMKM di Kota Cirebon,” ungkap Maharani.

Kedepannya, sentra UMKM di Alun-alun Kejaksan juga akan menjual produk yang dihasilkan oleh teman-teman disabilitas di Kota Cirebon.

Menyinggung arahan Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis untuk membina pedagang kuliner di Alun-alun Kejaksan, Maharani mengungkapkan mereka akan melakukan kerjasama dengan pihak lain, seperti chef atau ahli di bidang makanan.

“Sehingga bisa diupayakan standar rasa makanan, seperti empal, itu seperti apa. Sehingga wisata, membeli oleh-oleh, dan kuliner bisa dilakukan di satu titik yaitu Alun-alun Kejaksan,” kata dia.

Tags: Alun-Alun KejaksanKota CirebonWali Kota CirebonWisata

Related Posts

Ratusan Rider Jelajahi Surga Tersembunyi Cirebon Pada TS Jabar Ngahiji 16

27 Juni 2026
Pengawasan Diperketat, 32 Camat di Kuningan Jadi Satgas MBG

Goa Sunyaragi Gelar Wayang Wong dan Lomba Tari Tradisional

19 Juni 2026
Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 Jadi Ajang Sinergitas Antardaerah

Enam Hektare Eceng Gondok Tutupi Permukaan Waduk Darma

13 Juni 2026
Program Layanan Publik SIPP ke-22 Digelar di Garawangi Kuningan

Menelusuri Jejak Situs Batu Tulis Huludayeuh Dukupuntang Cirebon

3 Juni 2026
Kepengurusan IMM Kuningan Periode 2026-2027 Resmi Dilantik

Ribuan Bibit Ikan Ditebar di Situ Pajaten Dukupuntang Cirebon

2 Juni 2026

Bebersih Masjid, Komunitas Generasi Milenial Cirebon Dorong Wisata Religi dan Sejarah Lokal

24 Mei 2026

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id