Budaya
Mirip dengan yang di Alun-alun Kejaksan, Begini Sejarah Perkembangan Tugu Jatiseeng

CIAYUMAJAKUNING.ID – Menyusul bakal dilakukan revitalisasi, Tugu Perjuangan Jatiseeng yang merupakan ikon Kecamatan Ciledug sekaligus sebagai tindak lanjut dari forum pertemuan Focuss Group Discussion (FGD) yang diadakan di Balai Desa Jatiseeng, Sabtu (16/07) silam, ada baiknya untuk mengulik sejarah pendirian dan perkembangan tugu.
Berjarak 40 KM dari Kota Cirebon, Keberadaan tugu berwarna putih dengan bercorak merah yang menancap di tengah-tengah simpang jalan protokol Desa Jatiseeng tersebut tanpa disadari nyaris sama bentuknya dengan Tugu Proklamasi yang berada di Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon.
Melansir dari video di laman grup facebook ‘Jatiseeng Membangun on the news’, seorang tokoh pejuang rakyat bernama Hidayat Suhendri pada tahun 2014 silam yang kala itu berusia 85 tahun pernah mengungkapkan sejarah keberadaan Tugu Jatiseeng tersebut.
Seingat dia, Tugu Jatiseeng dibangun antara akhir 1949 hingga awal tahun 1950. Kala itu tentara sudah turun gunung berjuang usai merebut kemerdekaan Republik Indonesia.
“Dengan keterangan bahwa batu yang dipasangkan adalah batu yang diambil dari Gua Selarong, tempat persembunyian Pangeran Diponegoro. Jadi sengaja diangkat seolah-olah penerus perjuangan,” ungkap Abah Yayat, sapaan akrab Hidayat Suhendri, Rabu (24/09/14) di Balai Desa Jatiseeng waktu itu.
Gua Selarong merupakan tempat persembunyian Pangeran Diponegoro merancang strategi melawan Belanda yang berada di Dusun Kembangputihan, Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hidayat Suhendri (alm.) sedang menelpon. (ciayumajakuning.id)
Abah Yayat berkeyakinan jika Tugu Jatiseeng bukanlah tugu proklamasi seperti anggapan banyak orang. Menurutnya, keberadaan tugu bertujuan untuk memperingati perjuangannya.
Ia lalu menceritakan proses pengambilan hingga pemasang batu di tugu yang kala itu dilakukan oleh empat orang.
“Yang pertama, FB Mojoharjo pada waktu itu sebagai administrator Pabrik Gula Tersana Baru Babakan,” terang dia.
Lalu, lanjut Abah Yayat, yang mengambilnya adalah Gurawan Permadi Indroyuwono, Darsono dan Sudiro Cokrobroto.
“Ketiga orang ini adalah pendiri perguruan Taman Siswa Ciledug. Lahiriah mendirikan perguruan, sambil mengumpulkan para pejuang yang tidak bisa berangkat kemana-mana,” tutur pria yang telah menunaikan haji di tahun 2019 itu.
Abah Yayat lalu bercerita jika di belakang perguruan tersebut ada satu-kesatuan yang menjurus ke arah perjuangan membela proklamasi.

Tugu Perjuangan Jatiseeng. (Ciayumajakuning.id)
“Itu mendapat perlindungan dari Komandan Disitrik (Dandis) Ciledug Dandis, Raden Mochammad Isra,” ungkap pria yang yang kini telah almarhum dan menghembuskan nafar terakhirnya 12 Juli 2020 lalu akibat sakit.
Sementara itu, terkait sejarah perkembangannya, Deddy Majmoe, aktivis pegiat lingkungan hidup menyampaikan, Tugu Jatiseeng sebelum patah pernah ditabrak oleh bus PO Setia Negara di tahun 90-an.
“Lalu diperbaiki pihak PO-nya. Seingat saya, ada prasastinya bertuliskan huruf Jawa di arah pintu masuk,” ungkapnya melalui pesan whatsapp, Rabu (27/07) pagi.
Bahkan pada tahun 2003, tugu tersebut diketahui sempat dipasangi spanduk dari salah satu merek obat sakit kepala dan beberapa kali ditempeli spanduk caleg.
Untuk itu, Sumarno Muhammad Tohir, selaku tokoh masyarakat desa setempat menuturkan pentingnya revitalisasi tugu.
Ia berharap nantinya di sekitaran Tugu Jatiseeng dapat digunakan menjadi tempat berkumpulnya para komunitas yang berkegiatan positif.
“Perlu di re-design. Karena bentuk tugu yang sekarang bukan bentuk aslinya, terutama tingginya. Selain itu, penataan dan pengembangannya sudah tertuang dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) Desa 6 tahunan,” kata dia melalui pesan whatsapp, Rabu (27/07) siang.
Sebagai pengingat, renovasi Tugu Jatiseeng pernah dilakukan tahun lalu bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2021 dan melibatkan remaja Desa Damarguna. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia