Umum
Peningkatan Ekonomi dan SDM Jadi Fokus RKPD Pemkab Cirebon pada Tahun 2025

CIAYUMAJAKUNING.ID – Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon tahun 2025 harus bisa disusun berkualitas, terukur dan akuntabel guna mencapai pembangunan yang efektif, efisien dan partisipatif.
Demikian ujar Bupati Cirebon Imron Rosyadi saat membuka forum konsultasi publik penyusunan RKPD 2025 di Hotel Aston, Kecamatan Kedawung, Rabu (17/01).
“Hingga 2023, peringkat pembangunan Kabupaten Cirebon naik dari urutan ke-18 menjadi urutan 17 di Jawa Barat,” terangnya.
Selain itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 12,01 persen menjadi 11,20 persen.
Meski begitu, ada beberapa isu strategis yang belum tuntas, di antaranya rendahnya SDM hingga pertumbuhan ekonomi yang belum optimal.
Oleh karenanya, Imron meminta pembangunan pada 2025 harus di rumuskan secara baik berdasarkan kebutuhan di dukung oleh data dan informasi yang valid.
“Tahun 2025 fokus terhadap peningkatan ekonomi dan peningkatan SDM berdaya saing. Ini harus menjadi perhatian semua pihak,” tegasnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Cirebon Hilmy Riva’i mengatakan forum di gelar guna menghimpun aspirasi masyarakat dalam merancang pembangun daerah.
“Kami ingin mendapatkan masukan untuk Kabupaten Cirebon, sehingga nantinya bisa sesuai dengan skala priotas pembangunan,” katanya. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia