https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Gapeka 2025, Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Perkeretaapian Sesuai Astacita

by eko ardi
21 Januari 2025
in Ekbis
Gapeka 2025, Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Perkeretaapian Sesuai Astacita

KAI melakukan peningkatan kecepatan pada beberapa lintas perkeretaapian nasional sebagai bagian dari pemberlakuan Gapeka (Grafik Perjalanan Kereta Api) 2025. Langkah ini merupakan realisasi dari komitmen KAI dalam mendukung salah satu tujuan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan perusahaan sebagai bagian dari Kementerian BUMN untuk mempercepat pembangunan infrastruktur perkeretaapian yang aman, modern, dan efisien.

“Langkah tersebut,selaras dengan salah satu misi Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan percepatan pembangunan infrastruktur terintegrasi, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta penguatan daya saing transportasi publik. Peningkatan kecepatan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan sekaligus mengoptimalkan efisiensi operasional,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

BacaJuga

Brewkasi 2026 Bawa Serunya Dunia Kopi ke GGP

Uang Nganggur Freelancer: Berapa Dana Darurat yang Perlu Disiapkan?

Tigo AI Resmi Hadir di Aplikasi Mobile, Permudah Akses Platform Periklanan Berbasis AI

Biaya Logistik Distributor: Hitung Ongkir Riil per Order di Odoo

Berikut adalah rincian perubahan kecepatan pada beberapa lintas di seluruh wilayah operasi KAI:

DAOP 1 Jakarta

– Lintas Manggarai – Bogor, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Bogor – Cicurug, sebelumnya 40 km/jam menjadi 50 km/jam.

– Lintas Cicurug – Cibadak, sebelumnya 40 km/jam menjadi 50 km/jam

– Lintas Cibadak – Sukabumi, sebelumnya 40 km/jam menjadi 60 km/jam.

– Lintas Cikarang – Cikampek, sebelumnya 115 km/jam menjadi 120 km/jam.

DAOP 2 Bandung

– Lintas Padalarang – Bandung, sebelumnya 105 km/jam menjadi 110 km/jam.

– Lintas Gedebage – Cicalengka, sebelumnya 100 km/jam menjadi 110 km/jam.

DAOP 3 Cirebon

– Lintas Cikampek – Haurgeulis, sebelumnya 115 km/jam menjadi 120 km/jam.

DAOP 4 Semarang

– Lintas Ngrombo – Kradenan, sebelumnya 100 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Kalibodro -Semarang Poncol, sebelumnya 110 km/jam menjadi 120 km/jam

– Lintas Randublatung – Cepu, sebelumnya 100 km/jam menjadi 105 km/jam

– Lintas Brumbung – Gundih, sebelumnya 80 km/jam menjadi 100 km/jam

DAOP 5 Purwokerto

– Lintas Banjar – Kawunganten, sebelumnya 115 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Jeruklegi – Kroya, sebelumnya 115 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Tegal – Prupuk, sebelumnya 80 km/jam menjadi 100 km/jam.

DAOP 7 Madiun

– Lintas Kertosono – Blitar, sebelumnya 110 km/jam menjadi 120 km/jam.

DAOP 8 Surabaya

– Lintas Surabaya Pasar Turi – Lamongan, sebelumnya 105 km/jam menjadi 110 km/jam.

– Lintas Lamongan – Tobo, sebelumnya 105 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Cepu – Lamongan, sebelumnya 105 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Wonokromo – Surabaya Gubeng, sebelumnya 95 km/jam menjadi 120 km/jam.

DAOP 9 Jember

– Lintas Jember – Rambipuji, sebelumnya 80 km/jam menjadi 100 km/jam.

– Lintas Rambipuji – Bangsalsari, sebelumnya 70 km/jam menjadi 100 km/jam.

– Lintas Bangsalsari – Malasan, sebelumnya 80 km/jam menjadi 100 km/jam.

– Lintas Leces – Probolinggo, sebelumnya 80 km/jam menjadi 120 km/jam.

– Lintas Probolinggo – Pasuruan, sebelumnya 90 km/jam menjadi 120 km/jam.

DIVRE I Medan

– Lintas Bandarlaipah – Araskabu, sebelumnya 90 km/jam menjadi 100 km/jam

– Lintas Araskabu – Tebingtinggi, sebelumnya 90 km/jam menjadi 100 km/jam.

– Lintas Tebing Tinggi – Perlanaan, sebelumnya 80 km/jam menjadi 90 km/jam.

– Lintas Bandartinggi – Kualatanjung, sebelumnya 40 km/jam menjadi 60 km/jam.

– Lintas Medan – Kuala Bingei, sebelumnya 80 km/jam menjadi 90 km/jam.

DIVRE II Padang

– Lintas Bukit Putus – Indarung, sebelumnya 45 km/jam menjadi 60 km/jam.

– Lintas Padang – Tabing, sebelumnya 60 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Duku – Lubuk Alung, sebelumnya 60 km/jam menjadi 90 km/jam.

– Lintas Lubuk Alung – Naras, sebelumnya 60 km/jam menjadi 90 km/jam.

– Lintas Lubuk Alung – Kayu Tanam, sebelumnya 60 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Duku – Bandara Internasional Minangkabau, sebelumnya 60 km/jam menjadi 90 km/jam.

DIVRE III Palembang

– Lintas Lintas Prabumulih – Muaraenim, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Kertapati – Simpang, sebelumnya 75 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Prabumulih – Prabumulih Baru X6, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Prabumulih -Prabumulih Baru X5, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Muaraenim – Lahat, sebelumnya 75 km/jam menjadi 80 km/jam.

– Lintas Bungamas – Lubuklinggau, sebelumnya 60 km/jam menjadi 70 km/jam.

DIVRE IV Tanjungkarang

– Lintas Tulung Buyut – Ketapang, sebelumnya 70 km/jam menjadi 75 km/jam.

– Lintas Prabumulih Baru X5 – Prabumulih Baru X6, sebelumnya 70 km/jam menjadi 80 km/jam.

Anne mengatakan, perubahan kecepatan ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara KAI, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dengan peningkatan ini, KAI berharap dapat memberikan dampak positif dalam mempercepat waktu perjalanan, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“KAI terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia dengan meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi dalam transportasi kereta api. Perhatian penuh dari Presiden Prabowo dan Kementerian BUMN akan menjadi pendorong utama untuk menghadirkan transportasi berbasis rel yang unggul dan berdaya saing tinggi,” tutup Anne.

Related Posts

Brewkasi 2026 Bawa Serunya Dunia Kopi ke GGP

8 Oktober 2026

Uang Nganggur Freelancer: Berapa Dana Darurat yang Perlu Disiapkan?

8 Oktober 2026
Biaya Logistik Distributor: Hitung Ongkir Riil per Order di Odoo

Tigo AI Resmi Hadir di Aplikasi Mobile, Permudah Akses Platform Periklanan Berbasis AI

8 Oktober 2026
Biaya Logistik Distributor: Hitung Ongkir Riil per Order di Odoo

Biaya Logistik Distributor: Hitung Ongkir Riil per Order di Odoo

8 Oktober 2026
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

8 Oktober 2026
BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Penuh Khidmat

BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Penuh Khidmat

8 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Tani: Swasembada Pangan Nasional di Tengah Tantangan Geopolitik dan Krisis Pangan Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Pembongkaran Rel Kuno Cirebon Memanas, DPRD Siapkan RDP dan Panggil Wali Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltekkes Tasikmalaya Latih Petugas Puskesmas Gunungsari Deteksi Dini Kanker Paru Lewat SATUSEHAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asep Eka Mulyana Dapat Diskresi Tiga Periode, Golkar Majalengka Bidik Tambah Kursi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id