CIAYUMAJAKUNING.ID:: Produk UMKM asal Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi di pasar internasional. Salah satunya bawang goreng yang diproduksi UMKM asal Cirebon.
Bawang Goreng Wuenak Cirebon produksi UMKM Aroma Sukses berhasil tampil dalam ajang pameran pangan dunia SIAL (Salon International de l’Alimentation) Shanghai 2026 yang berlangsung di Shanghai New International Expo Center, Tiongkok, pada 18–20 Mei 2026.
Keikutsertaan UMKM asal Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas pasar ekspor sekaligus memperkenalkan produk pangan olahan khas Indonesia kepada buyer dan pelaku industri global.
Di balik renyahnya bawang goreng khas Cirebon itu, tersimpan perjalanan panjang membangun kualitas produk, memperkuat branding, hingga menembus pasar internasional.
Partisipasi Aroma Sukses di SIAL Shanghai 2026 merupakan bagian dari program pendampingan ekspor Bank Indonesia Cirebon melalui program PASING (Pasok Industri Nasional dan Global).
Program tersebut dirancang untuk mendorong UMKM masuk ke rantai pasok industri nasional maupun global melalui peningkatan kapasitas usaha, penguatan kualitas produk, business matching, hingga perluasan akses pasar ekspor.
Aroma Sukses sendiri telah menjadi binaan Bank Indonesia sejak akhir 2021. Selama proses pendampingan, UMKM tersebut terus melakukan berbagai penguatan, mulai dari standardisasi produksi, pengembangan pemasaran digital, peningkatan kualitas kemasan dan branding, hingga penguatan legalitas dan sertifikasi produk untuk mendukung kesiapan ekspor.
Kini, produk “Bawang Goreng Wuenak Cirebon” diketahui telah menjangkau sejumlah negara seperti Australia, Taiwan, Amerika Serikat, dan Arab Saudi. Produk tersebut juga mulai digunakan di berbagai sektor food service dan restoran.
Tak hanya itu, Aroma Sukses juga aktif mengikuti berbagai pameran internasional seperti FHA Food & Beverage, MIHAS, hingga Trade Expo Indonesia sebagai bagian dari strategi memperluas jejaring pasar global.
UMKM tersebut juga tergabung dalam program pengembangan Industri Kreatif Syariah (IKRA) Bank Indonesia dan rutin tampil pada showcase nasional seperti Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) serta Karya Kreatif Indonesia (KKI).
Owner Aroma Sukses, Asninawti Luhur atau yang akrab disapa Bu Nina, mengatakan keikutsertaan dalam SIAL Shanghai 2026 memberikan pengalaman sekaligus peluang besar untuk memperluas pasar ekspor produk UMKM Indonesia.
Menurutnya, selama pameran berlangsung, Aroma Sukses berhasil melakukan business matching dan menjalin komunikasi dengan sejumlah buyer potensial dari berbagai negara.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan serta fasilitasi yang diberikan Bank Indonesia Cirebon melalui program PASING kepada UMKM seperti kami. Melalui SIAL Shanghai 2026, kami bisa bertemu langsung dengan buyer internasional dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam mendorong ekonomi daerah,” ujar Nina.
Keikutsertaan Aroma Sukses di SIAL Shanghai 2026 menjadi bukti bahwa produk lokal Indonesia memiliki daya saing di pasar dunia.
Dengan kualitas produk, konsistensi, dan inovasi yang terus dikembangkan, UMKM asal Cirebon tersebut berhasil membawa nama daerah ke panggung perdagangan global.
Langkah ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan devisa negara, memperluas kontribusi ekonomi daerah, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui sektor UMKM ekspor.









