https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

by Sudastika
8 September 2026
in Ekbis
Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

CIAYUMAJAKUNING.ID – Pemkab Majalengka mendorong pengembangan komoditas bawang putih sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Salah satunya melalui penanaman bawang putih serentak dalam rangka mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional yang dilaksanakan di Desa Nunuk, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Majalengka, Kapolres Majalengka, Danramil, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Kepala Desa , penyuluh pertanian, serta para petani.

BacaJuga

IMAGO Technologies Meluncurkan PaperSmart Dual-Mode Tablet dengan EdPrep.ai

Pertahankan Kualitas di Tengah Anomali Cuaca, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Borong 14 Gelar di National Tea Competition 2026

Kinerja 2025 Diakui, Bank Mandiri Taspen Raih Yearly Excellent Performance 2026

Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah

Kegiatan penanaman ini menjadi bagian dari gerakan pengembangan bawang putih secara serentak di 17 provinsi sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, perguruan tinggi dan petani dalam membangun kemandirian pangan.

Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan, pengembangan bawang putih di Kabupaten Majalengka bukanlah hal yang baru. Pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan sejumlah uji coba untuk menemukan varietas dan lokasi yang paling sesuai dengan kondisi agroklimat Majalengka.

“Untuk komoditas bawang putih di Majalengka, sebelumnya pernah kita lakukan uji coba tanam atau demplot di Cikaracak, Kecamatan Argapura. Namun ternyata kurang cocok,” ujar Bupati.

Menurutnya, Pemkab Majalengka kemudian mengembangkan budidaya bawang putih di kawasan Nunuk Baru dengan menggunakan jenis lokal. Pemerintah daerah juga menggandeng Universitas Majalengka (Unma) untuk melakukan demplot menggunakan varietas Starmill 99. Namun, hasil pengembangan tersebut masih menghadapi tantangan dari sisi penerimaan pasar.

“Karakteristik Starmill 99 ini umbinya relatif kecil-kecil, sehingga kurang bisa diterima oleh pasar. Tetapi kami tidak berhenti. Terus dilakukan uji coba dan pengembangan lebih lanjut agar kita mendapatkan varietas yang sesuai, baik dari sisi produktivitas maupun kebutuhan pasar,” katanya.

Bupati Eman menambahkan, pada tahun 2026 Kabupaten Majalengka kembali mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian untuk menjadi lokasi demplot bawang putih.

Demplot tersebut akan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja, dan Desa Kancana, Kecamatan Cikijing.

“Pada tahun ini Majalengka juga akan menjadi lokasi demplot bawang putih dari Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian. Lokasinya di Nunuk Baru dan Kancana, Kecamatan Cikijing,” jelasnya.

Ia berharap dukungan lintas sektor, termasuk dari jajaran TNI dan Polri, dapat semakin memperkuat pengembangan bawang putih di Majalengka.

“Kami berharap dengan dukungan dari Polri, pengembangan bawang putih di Majalengka dapat semakin baik, sehingga ke depan bisa ikut mewujudkan swasembada bawang putih nasional,” ungkapnya.

Kepala DKPPP Majalengka, Gatot Sulaeman menjelaskan, dukungan Kementerian Pertanian tahun ini diwujudkan melalui dua lokasi demplot dengan luas masing-masing 0,5 hektare.

“Untuk demplot dari Kementan, di Nunuk seluas 0,5 hektare dan di Kancana juga 0,5 hektare. Jadi total demplot Kementan mencapai satu hektare,” jelasnya.

Selain demplot, pengembangan budidaya bawang putih oleh petani juga dilakukan pada areal yang lebih luas. Di Desa Nunuk, luas budidaya mencapai sekitar 1 hektare, sedangkan di Desa Kancana mencapai 9 hektare.

Artinya, selain demplot untuk pengujian dan pengembangan teknologi maupun varietas, kita juga sudah memiliki areal budidaya yang dikembangkan petani. Ini menjadi modal penting untuk melihat potensi bawang putih di Majalengka,” katanya.

Menurutnya, pengembangan tersebut akan terus didampingi agar produktivitas, kualitas hasil panen, kesesuaian varietas, hingga aspek pemasaran dapat diperbaiki secara bertahap.

Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa jajaran Polri siap mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan, termasuk pengembangan komoditas bawang putih.

Menurutnya, keterlibatan Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mendorong keberhasilan program pangan melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, penyuluh, kelompok tani dan masyarakat.

Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, Polri siap mendukung program pemerintah, termasuk pengembangan bawang putih di Majalengka,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan penanaman serentak tersebut tidak berhenti pada kegiatan simbolis, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan dan pengawalan hingga menghasilkan produksi yang optimal.

“Yang paling penting adalah bagaimana setelah ditanam ini bisa dirawat, tumbuh dengan baik dan menghasilkan. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, penyuluh dan para petani agar program ini memberikan manfaat nyata,” tutur Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi semangat para petani di Nunuk yang terus mencoba mengembangkan bawang putih meskipun sebelumnya menghadapi sejumlah kendala.

“Kita harus optimistis. Dengan kolaborasi dan pendampingan yang baik, mudah-mudahan bawang putih Majalengka semakin berkembang dan mampu mendukung kebutuhan bawang putih nasional,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang petani bawang putih Desa Nunuk, Cecep menyambut baik program pengembangan bawang putih yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan petani, terutama dalam hal pendampingan budidaya, penyediaan bibit, teknologi pertanian dan pemasaran hasil panen.

“Kami sebagai petani tentu sangat mendukung. Selama ini kami ingin mencoba dan mengembangkan bawang putih, tetapi memang ada tantangan dari bibit, cara perawatan sampai pemasaran,” ujarnya.

Ia berharap adanya demplot dan pendampingan dari pemerintah maupun Kementerian Pertanian dapat membantu petani mendapatkan varietas yang lebih sesuai dengan kondisi lahan sekaligus memiliki nilai jual yang baik.

“Harapan kami hasilnya bagus dan ada pasar yang jelas. Kalau hasilnya bagus dan harganya menguntungkan, petani pasti lebih semangat untuk menanam bawang putih,” katanya.

Pengembangan bawang putih di Majalengka diharapkan menjadi proses berkelanjutan untuk menemukan pola budidaya yang paling sesuai dengan karakteristik lahan dan kebutuhan pasar. Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemkab Majalengka, TNI-Polri, perguruan tinggi, penyuluh serta petani, komoditas tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan sekaligus berkontribusi terhadap target swasembada bawang putih nasional. ***

Tags: Bawang PutihCiayumajakuningheadlineKabupaten MajalengkaSwasembada Pangan

Related Posts

Pertahankan Kualitas di Tengah Anomali Cuaca, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Borong 14 Gelar di National Tea Competition 2026

IMAGO Technologies Meluncurkan PaperSmart Dual-Mode Tablet dengan EdPrep.ai

9 Oktober 2026
Pertahankan Kualitas di Tengah Anomali Cuaca, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Borong 14 Gelar di National Tea Competition 2026

Pertahankan Kualitas di Tengah Anomali Cuaca, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara Borong 14 Gelar di National Tea Competition 2026

9 Oktober 2026
Kinerja 2025 Diakui, Bank Mandiri Taspen Raih Yearly Excellent Performance 2026

Kinerja 2025 Diakui, Bank Mandiri Taspen Raih Yearly Excellent Performance 2026

9 Oktober 2026
Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah

Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah

9 Oktober 2026
BRI BO Cut Mutiah Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

9 Oktober 2026
Pasar Kripto Kembali Berfluktuasi, FLOQ Dorong Konsistensi Trading Lewat Trading Streak

Pasar Kripto Kembali Berfluktuasi, FLOQ Dorong Konsistensi Trading Lewat Trading Streak

9 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Tani: Swasembada Pangan Nasional di Tengah Tantangan Geopolitik dan Krisis Pangan Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Pembongkaran Rel Kuno Cirebon Memanas, DPRD Siapkan RDP dan Panggil Wali Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltekkes Tasikmalaya Latih Petugas Puskesmas Gunungsari Deteksi Dini Kanker Paru Lewat SATUSEHAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asep Eka Mulyana Dapat Diskresi Tiga Periode, Golkar Majalengka Bidik Tambah Kursi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id