https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Selasa, 8 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

by Sudastika
8 September 2026
in Ekbis
Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

CIAYUMAJAKUNING.ID – Pemkab Majalengka mendorong pengembangan komoditas bawang putih sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Salah satunya melalui penanaman bawang putih serentak dalam rangka mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional yang dilaksanakan di Desa Nunuk, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Majalengka, Kapolres Majalengka, Danramil, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Kepala Desa , penyuluh pertanian, serta para petani.

BacaJuga

Raih Penghargaan Indonesia Property & Bank Award XX 2026, SUCOFINDO Tegaskan Komitmen Keberlanjutan

Tiga Tahun Berturut-turut Meningkat, KA Srilelawangsa Perkuat Konektivitas Mobilitas Masyarakat

Gap Literasi Keuangan 24 Poin, Dhiraj Kelly Dorong Memahami Risiko sebelum Berinvestasi

Perkuat Keandalan Kelistrikan, PLN NPC Dukung Pengembangan Sektor Pertambangan Gorontalo

Kegiatan penanaman ini menjadi bagian dari gerakan pengembangan bawang putih secara serentak di 17 provinsi sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, perguruan tinggi dan petani dalam membangun kemandirian pangan.

Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan, pengembangan bawang putih di Kabupaten Majalengka bukanlah hal yang baru. Pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan sejumlah uji coba untuk menemukan varietas dan lokasi yang paling sesuai dengan kondisi agroklimat Majalengka.

“Untuk komoditas bawang putih di Majalengka, sebelumnya pernah kita lakukan uji coba tanam atau demplot di Cikaracak, Kecamatan Argapura. Namun ternyata kurang cocok,” ujar Bupati.

Menurutnya, Pemkab Majalengka kemudian mengembangkan budidaya bawang putih di kawasan Nunuk Baru dengan menggunakan jenis lokal. Pemerintah daerah juga menggandeng Universitas Majalengka (Unma) untuk melakukan demplot menggunakan varietas Starmill 99. Namun, hasil pengembangan tersebut masih menghadapi tantangan dari sisi penerimaan pasar.

“Karakteristik Starmill 99 ini umbinya relatif kecil-kecil, sehingga kurang bisa diterima oleh pasar. Tetapi kami tidak berhenti. Terus dilakukan uji coba dan pengembangan lebih lanjut agar kita mendapatkan varietas yang sesuai, baik dari sisi produktivitas maupun kebutuhan pasar,” katanya.

Bupati Eman menambahkan, pada tahun 2026 Kabupaten Majalengka kembali mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian untuk menjadi lokasi demplot bawang putih.

Demplot tersebut akan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Desa Nunuk Baru, Kecamatan Maja, dan Desa Kancana, Kecamatan Cikijing.

“Pada tahun ini Majalengka juga akan menjadi lokasi demplot bawang putih dari Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian. Lokasinya di Nunuk Baru dan Kancana, Kecamatan Cikijing,” jelasnya.

Ia berharap dukungan lintas sektor, termasuk dari jajaran TNI dan Polri, dapat semakin memperkuat pengembangan bawang putih di Majalengka.

“Kami berharap dengan dukungan dari Polri, pengembangan bawang putih di Majalengka dapat semakin baik, sehingga ke depan bisa ikut mewujudkan swasembada bawang putih nasional,” ungkapnya.

Kepala DKPPP Majalengka, Gatot Sulaeman menjelaskan, dukungan Kementerian Pertanian tahun ini diwujudkan melalui dua lokasi demplot dengan luas masing-masing 0,5 hektare.

“Untuk demplot dari Kementan, di Nunuk seluas 0,5 hektare dan di Kancana juga 0,5 hektare. Jadi total demplot Kementan mencapai satu hektare,” jelasnya.

Selain demplot, pengembangan budidaya bawang putih oleh petani juga dilakukan pada areal yang lebih luas. Di Desa Nunuk, luas budidaya mencapai sekitar 1 hektare, sedangkan di Desa Kancana mencapai 9 hektare.

Artinya, selain demplot untuk pengujian dan pengembangan teknologi maupun varietas, kita juga sudah memiliki areal budidaya yang dikembangkan petani. Ini menjadi modal penting untuk melihat potensi bawang putih di Majalengka,” katanya.

Menurutnya, pengembangan tersebut akan terus didampingi agar produktivitas, kualitas hasil panen, kesesuaian varietas, hingga aspek pemasaran dapat diperbaiki secara bertahap.

Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa jajaran Polri siap mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan, termasuk pengembangan komoditas bawang putih.

Menurutnya, keterlibatan Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mendorong keberhasilan program pangan melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, penyuluh, kelompok tani dan masyarakat.

Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, Polri siap mendukung program pemerintah, termasuk pengembangan bawang putih di Majalengka,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan penanaman serentak tersebut tidak berhenti pada kegiatan simbolis, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan dan pengawalan hingga menghasilkan produksi yang optimal.

“Yang paling penting adalah bagaimana setelah ditanam ini bisa dirawat, tumbuh dengan baik dan menghasilkan. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, penyuluh dan para petani agar program ini memberikan manfaat nyata,” tutur Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi semangat para petani di Nunuk yang terus mencoba mengembangkan bawang putih meskipun sebelumnya menghadapi sejumlah kendala.

“Kita harus optimistis. Dengan kolaborasi dan pendampingan yang baik, mudah-mudahan bawang putih Majalengka semakin berkembang dan mampu mendukung kebutuhan bawang putih nasional,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang petani bawang putih Desa Nunuk, Cecep menyambut baik program pengembangan bawang putih yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan petani, terutama dalam hal pendampingan budidaya, penyediaan bibit, teknologi pertanian dan pemasaran hasil panen.

“Kami sebagai petani tentu sangat mendukung. Selama ini kami ingin mencoba dan mengembangkan bawang putih, tetapi memang ada tantangan dari bibit, cara perawatan sampai pemasaran,” ujarnya.

Ia berharap adanya demplot dan pendampingan dari pemerintah maupun Kementerian Pertanian dapat membantu petani mendapatkan varietas yang lebih sesuai dengan kondisi lahan sekaligus memiliki nilai jual yang baik.

“Harapan kami hasilnya bagus dan ada pasar yang jelas. Kalau hasilnya bagus dan harganya menguntungkan, petani pasti lebih semangat untuk menanam bawang putih,” katanya.

Pengembangan bawang putih di Majalengka diharapkan menjadi proses berkelanjutan untuk menemukan pola budidaya yang paling sesuai dengan karakteristik lahan dan kebutuhan pasar. Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemkab Majalengka, TNI-Polri, perguruan tinggi, penyuluh serta petani, komoditas tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan sekaligus berkontribusi terhadap target swasembada bawang putih nasional. ***

Tags: Bawang PutihCiayumajakuningheadlineKabupaten MajalengkaSwasembada Pangan

Related Posts

MicaSense RedEdge-MX Kembali Hadir di Indonesia, Kamera Multispektral untuk Membaca Kesehatan Tanaman dari Udara

Raih Penghargaan Indonesia Property & Bank Award XX 2026, SUCOFINDO Tegaskan Komitmen Keberlanjutan

8 September 2026
Tiga Tahun Berturut-turut Meningkat, KA Srilelawangsa Perkuat Konektivitas Mobilitas Masyarakat

Tiga Tahun Berturut-turut Meningkat, KA Srilelawangsa Perkuat Konektivitas Mobilitas Masyarakat

8 September 2026
Gap Literasi Keuangan 24 Poin, Dhiraj Kelly Dorong Memahami Risiko sebelum Berinvestasi

Gap Literasi Keuangan 24 Poin, Dhiraj Kelly Dorong Memahami Risiko sebelum Berinvestasi

8 September 2026
Acara Fringe di Automechanika Jakarta Memberdayakan, Menghubungkan, dan memperdalam Peserta dalam Industri Otomotif Indonesia

Perkuat Keandalan Kelistrikan, PLN NPC Dukung Pengembangan Sektor Pertambangan Gorontalo

8 September 2026
BRI BO Kramat Jati Hadirkan Pengalaman Berkesan di Hari Pelanggan Nasional

BRI BO Kramat Jati Hadirkan Pengalaman Berkesan di Hari Pelanggan Nasional

8 September 2026
Acara Fringe di Automechanika Jakarta Memberdayakan, Menghubungkan, dan memperdalam Peserta dalam Industri Otomotif Indonesia

Pastikan Kondisi Jalan Tol Tetap Optimal, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

8 September 2026

Berita Terpopuler

  • anik arnika mabok ngeslot

    Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Purnabakti, 246 ASN Pemkab Cirebon Diberi Pembekalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Hotel Baru Berdiri, Umar Klau Wanti-wanti: Jangan Sampai Warga Cirebon Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id