https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Kamis, 24 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

by eko ardi
24 September 2026
in Ekbis
Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026

Uang makan menjadi salah satu pengeluaran yang hampir selalu muncul setiap hari. Jika tidak diperhatikan, pengeluaran untuk sarapan, makan siang, makan malam, kopi, atau camilan bisa membuat anggaran bulanan cepat berkurang.

Karena itu, mengatur uang makan harian dapat membantu kamu mengetahui berapa banyak dana yang digunakan sekaligus menentukan jumlah yang bisa disisihkan untuk kebutuhan lain. Kebiasaan sederhana ini juga dapat menjadi langkah awal untuk menabung harian.

BacaJuga

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Dorong Keuangan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026

Kinerja BRI Finance Menguat, Laba Tumbuh 89% hingga Juli 2026

Prediksi USDJPY Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Kenaikan ke 158.427

Kenapa Uang Makan Harian Perlu Diatur?

Pengeluaran makan biasanya termasuk kebutuhan rutin, tetapi nominalnya dapat berbeda setiap hari. Misalnya, makan siang di kantor mungkin memiliki biaya berbeda ketika kamu memilih memasak sendiri atau membawa bekal.

Tanpa batas pengeluaran yang jelas, selisih beberapa ribu rupiah setiap hari bisa terakumulasi menjadi jumlah yang cukup besar dalam satu bulan.

Dengan mencatat uang makan, kamu dapat:

– Mengetahui rata-rata pengeluaran makan setiap hari.

– Menentukan batas anggaran makan.

– Melihat pengeluaran yang bisa dikurangi.

– Menyisihkan dana untuk tujuan keuangan lainnya.

– Mengevaluasi kebiasaan pengeluaran setiap bulan.

Cara Mengatur Uang Makan Harian

Ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk mengelola uang makan.

  1. Tentukan Anggaran Makan

Mulai dengan menghitung jumlah dana yang tersedia untuk kebutuhan makan dalam satu bulan. Setelah itu, bagi berdasarkan jumlah hari atau frekuensi makan yang kamu perlukan.

Misalnya, kamu menyiapkan Rp1.500.000 untuk makan selama 30 hari. Secara sederhana, rata-rata anggaran yang tersedia adalah Rp50.000 per hari.

Angka tersebut dapat menjadi batas awal. Jika suatu hari pengeluaran lebih rendah, selisihnya dapat disimpan untuk kebutuhan lain.

  1. Catat Pengeluaran Setiap Hari

Catat setiap pengeluaran yang berkaitan dengan makanan dan minuman, termasuk kopi atau camilan.

Dari catatan tersebut, kamu dapat membandingkan pengeluaran dengan anggaran yang sudah ditentukan.

  1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Tidak semua pengeluaran makanan memiliki prioritas yang sama. Makan utama merupakan kebutuhan, sedangkan kopi, camilan, atau pesan makanan tertentu bisa menjadi pengeluaran tambahan.

Bukan berarti pengeluaran tambahan harus selalu dihilangkan. Kamu dapat memasukkannya ke dalam anggaran agar tetap bisa menikmati makanan atau minuman yang disukai tanpa mengabaikan kebutuhan lainnya.

  1. Manfaatkan Bekal atau Masak Sendiri

Membawa bekal atau memasak sendiri dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengatur pengeluaran makan. Namun, tetap perhitungkan biaya bahan makanan, gas, dan kebutuhan lain agar dapat dibandingkan dengan biaya membeli makanan.

Pilih cara yang paling sesuai dengan rutinitas dan anggaranmu.

  1. Sisihkan Selisih untuk Menabung

Jika pengeluaran makan hari itu lebih rendah dari anggaran, selisihnya dapat langsung disisihkan.

Misalnya, kamu menetapkan anggaran Rp50.000 untuk makan dalam sehari, tetapi hanya menghabiskan Rp40.000. Selisih Rp10.000 dapat dipisahkan dari dana yang akan digunakan untuk pengeluaran berikutnya.

Kebiasaan seperti ini dapat menjadi bentuk menabung harian dengan nominal yang disesuaikan dengan kemampuan.

Tips Menabung Harian dari Uang Makan

Tips menabung harian tidak harus dimulai dengan nominal besar. Yang lebih penting adalah menentukan jumlah yang realistis dan konsisten menyisihkannya.

Kamu bisa mencoba beberapa cara berikut:

  1. Tentukan nominal yang realistis

Pilih nominal yang tidak mengganggu kebutuhan utama. Misalnya, mulai dari Rp5.000 atau Rp10.000 per hari.

  1. Pisahkan dana tabungan

Jangan mencampurkan dana yang sudah disisihkan dengan uang yang digunakan untuk makan atau kebutuhan sehari-hari.

  1. Gunakan target sederhana

Tentukan tujuan dari dana yang dikumpulkan, seperti dana untuk kebutuhan tertentu atau tujuan keuangan jangka pendek.

  1. Catat perkembangannya

Mencatat jumlah yang sudah terkumpul dapat membantu melihat perkembangan tabungan dan mengevaluasi kebiasaan menabung.

Menabung Harian dengan Tabungan NOW

Setelah menyisihkan sebagian uang makan, kamu dapat memisahkan dana tersebut ke rekening tabungan agar tidak tercampur dengan uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan NOW dapat digunakan untuk menyimpan dana dan melakukan transaksi perbankan sehari-hari. Saat ini, Tabungan NOW menawarkan bunga kompetitif* yang cair harian. 

Dengan memisahkan dana secara rutin, kebiasaan menabung harian dapat dilakukan dengan nominal yang disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.

***

Fitur, suku bunga, biaya, dan ketentuan Tabungan NOW dapat berubah sesuai informasi produk yang berlaku.

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Related Posts

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

24 September 2026
Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026

Dorong Keuangan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026

24 September 2026
Lebih Nyaman Bepergian dengan Mobil Baru, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 3,97%

Kinerja BRI Finance Menguat, Laba Tumbuh 89% hingga Juli 2026

24 September 2026
Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026

Prediksi USDJPY Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Kenaikan ke 158.427

24 September 2026
Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026

Bittime Soroti Hasil FOMC September 2026 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

24 September 2026
Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026

Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026

24 September 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Tradisi Melepas Burung Bagi Warga Tionghoa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id