https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Hilirisasi Mineral Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Nasional

by eko ardi
6 Oktober 2026
in Ekbis
Hilirisasi Mineral Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Nasional

Selama bertahun-tahun, kekayaan mineral Indonesia lebih banyak diekspor dalam bentuk bahan mentah dengan nilai tambah terbatas. Pola tersebut membuat manfaat ekonomi yang dihasilkan belum optimal dalam mendukung penguatan struktur perekonomian nasional.

Melalui kebijakan hilirisasi, pemerintah mendorong pengolahan mineral di dalam negeri agar nilai tambah dapat dinikmati secara lebih luas. Kebijakan ini mulai menunjukkan hasil dengan meningkatnya peran sektor pertambangan tidak hanya sebagai penghasil komoditas, tetapi juga sebagai pemasok bahan baku strategis bagi industri manufaktur nasional.

BacaJuga

Tujuh Perempuan Penjaga Hutan Bawa Cerita Kepemimpinan dan Penghidupan dari Hutan Indonesia ke Bangkok Climate Action Week 2026

Panduan Lengkap High Speed Shutter: Solusi Otomasi Pintu Cepat untuk Efisiensi Fasilitas Industri Modern

Spillify, YHKMI, dan Dinas Sosial Depok Buka Akses Ekonomi Digital bagi Penyandang Disabilitas dan UMKM

PT Tracon Industri Tegaskan Komitmen Zero Fatality & Zero Waste, Kembali Dipercaya Dukung Turn Around Pabrik I Pusri Palembang

Peran sektor pertambangan terhadap ekonomi nasional pun terus menunjukkan kontribusi yang signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertambangan dan penggalian menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan II 2026 dengan nilai mencapai Rp229,9 triliun atau setara 8,87 persen.

Transformasi tersebut tidak terlepas dari kebijakan pelarangan ekspor mineral mentah yang mendorong pelaku usaha untuk membangun fasilitas pengolahan di dalam negeri. Dengan demikian, komoditas tambang tidak lagi berhenti sebagai bahan mentah, melainkan berkembang menjadi produk antara yang memiliki nilai tambah lebih tinggi dan menjadi input penting bagi industri hilir.

Ketua Research Group on Energy Security for Sustainable Development Universitas Indonesia (RESSED UI) Ali Ahmudi menilai pengelolaan sumber daya alam, termasuk melalui hilirisasi, harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi negara sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.

“Sebesar-besarnya manfaat dari kegiatan ekonomi yang memanfaatkan sumber daya alam, termasuk pertambangan, harus memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, termasuk terhadap pemasukan negara, baik melalui pajak, bagi hasil, maupun mekanisme lainnya,” ujar Ali.

Dalam konteks tersebut, hilirisasi menjadi instrumen penting untuk memastikan peningkatan nilai tambah benar-benar berujung pada kontribusi ekonomi yang lebih besar. Proses ini menciptakan rantai nilai industri yang lebih panjang, memperluas aktivitas ekonomi, serta memperkuat ketahanan industri nasional.

Sebagai bagian dari ekosistem tersebut, Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, menjalankan pengelolaan mineral secara terintegrasi bersama anggota holdingnya. Sepanjang 2025, MIND ID mencatat Generated Economic Value sebesar Rp185,16 triliun dan Distributed Economic Value sebesar Rp180,30 triliun yang disalurkan kepada negara, pekerja, mitra usaha, investor, dan masyarakat.

Kontribusi tersebut mencerminkan bagaimana pengelolaan sumber daya mineral yang terintegrasi mampu menciptakan nilai ekonomi yang mengalir ke berbagai sektor, sekaligus memperkuat peran industri pertambangan dalam mendukung perekonomian nasional.

Salah satu contoh konkret terlihat pada pengembangan ekosistem bauksit menjadi alumina dan aluminium. Melalui proses hilirisasi, komoditas bauksit yang sebelumnya memiliki nilai relatif rendah sekitar US$40 per metrik ton, dapat diolah menjadi aluminium dengan nilai mencapai sekitar US$3.400 per ton.

Produk aluminium tersebut memiliki peran strategis sebagai bahan baku utama bagi berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi, transportasi, kelistrikan, hingga energi baru terbarukan seperti panel surya. Ketersediaan aluminium di dalam negeri tidak hanya meningkatkan stabilitas pasokan, tetapi juga membuka peluang efisiensi biaya serta memperkuat daya saing industri manufaktur nasional.

Ali menilai keberhasilan hilirisasi tidak hanya diukur dari peningkatan penerimaan negara, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan basis industri baru serta memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.

Dengan arah kebijakan tersebut, sektor pertambangan diharapkan tidak lagi bergantung pada aktivitas ekstraksi semata yang dipengaruhi permintaan global, melainkan berkembang menjadi pilar penting industrialisasi nasional. Konsistensi dalam mendorong hilirisasi menjadi kunci agar kekayaan mineral Indonesia dapat terus memberikan nilai tambah dan kontribusi berkelanjutan bagi perekonomian.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Related Posts

Tujuh Perempuan Penjaga Hutan Bawa Cerita Kepemimpinan dan Penghidupan dari Hutan Indonesia ke Bangkok Climate Action Week 2026

Tujuh Perempuan Penjaga Hutan Bawa Cerita Kepemimpinan dan Penghidupan dari Hutan Indonesia ke Bangkok Climate Action Week 2026

6 Oktober 2026
Panduan Lengkap High Speed Shutter: Solusi Otomasi Pintu Cepat untuk Efisiensi Fasilitas Industri Modern

Panduan Lengkap High Speed Shutter: Solusi Otomasi Pintu Cepat untuk Efisiensi Fasilitas Industri Modern

6 Oktober 2026
Spillify, YHKMI, dan Dinas Sosial Depok Buka Akses Ekonomi Digital bagi Penyandang Disabilitas dan UMKM

Spillify, YHKMI, dan Dinas Sosial Depok Buka Akses Ekonomi Digital bagi Penyandang Disabilitas dan UMKM

6 Oktober 2026
PT Tracon Industri Tegaskan Komitmen Zero Fatality & Zero Waste, Kembali Dipercaya Dukung Turn Around Pabrik I Pusri Palembang

PT Tracon Industri Tegaskan Komitmen Zero Fatality & Zero Waste, Kembali Dipercaya Dukung Turn Around Pabrik I Pusri Palembang

6 Oktober 2026
5 Ide Bisnis UMKM dan Cara Menjalankannya, Omzet Bisa Miliaran

5 Ide Bisnis UMKM dan Cara Menjalankannya, Omzet Bisa Miliaran

6 Oktober 2026
Mengintip Dapur Produksi PT Akarsa Garment Indonesia: Vendor Utama Seragam Korporat dan Fesyen Lokal

Membangun Rencana Karier 5 Tahun ke Depan, Mulai dari Tujuan hingga Keuangan

6 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltekkes Tasikmalaya Latih Petugas Puskesmas Gunungsari Deteksi Dini Kanker Paru Lewat SATUSEHAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asep Eka Mulyana Dapat Diskresi Tiga Periode, Golkar Majalengka Bidik Tambah Kursi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PTPN Group melalui PTPN IV Regional V Salurkan Bantuan untuk Mendukung Penanganan Karhutla di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id