CIAYUMAJAKUNING.ID – Pemkab Majalengka memproyeksikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Alun-alun Majalengka sebagai ikon baru yang memperkuat wajah pusat kota.
Kehadiran sarana penyeberangan bagi masyarakat tersebut juga sekaligus menambah daya tarik wisata di Kabupaten Majalengka.
Pembangunan JPO di buat supaya kawasan pusat kota semakin representatif, nyaman dan memiliki nilai estetika.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan keberadaan JPO di kawasan tersebut harus memberikan manfaat lebih luas.
Sehingga desain dan konsep pembangunannya juga mempertimbangkan aspek keindahan serta karakter kawasan pusat kota.
“Harapannya ini bisa menjadi ikon. Bukan hanya berfungsi sebagai tempat penyeberangan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata dan memperindah Kabupaten Majalengka,” ujarnya, Senin (21/09).
Menurut Eman, kawasan Alun-alun menjadi representasi wajah Kabupaten Majalengka yang setiap hari menjadi ruang interaksi masyarakat.
Kawasan Alun-alun merupakan salah satu ruang publik yang banyak di gunakan masyarakat untuk berolahraga, berkumpul, bersantai maupun menikmati berbagai kegiatan.
“Kalau fasilitas publik di bangun dengan baik, tentu masyarakat juga akan merasa lebih nyaman,” ujarnya.
Konsep JPO yang menarik juga dapat memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat.
“Saya yakin masyarakat Majalengka atau dari luar nanti bisa menikmati suasana dari atas dan berswafoto,” tambah Eman.
Lebih jauh, ia berharap pembangunan JPO juga dapat memberikan nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
“Ketika kawasan semakin ramai dan tertata, tentu aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya juga di harapkan ikut tumbuh,” harap Eman. ***








