https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Jumat, 25 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Pariwisata

OJK Buka Akses Keuangan, Dorong Desa Wisata Jagara Kembangkan Pariwisata dan UMKM

by Noer Panji
24 September 2026
in Pariwisata

Suasana desa wisata Jagara melihat pemandangan Waduk Darma Kabupaten Kuningan. (Ist)

CIAYUMAJAKUNING.ID: Potensi pariwisata dan ekonomi masyarakat di Desa Wisata Jagara, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terus didorong agar memberikan dampak yang lebih luas. Salah satunya melalui penguatan akses masyarakat terhadap layanan dan pembiayaan sektor keuangan.

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menjadikan Desa Jagara sebagai salah satu sasaran pengembangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI).

BacaJuga

Prof Jatna Supriatna: Ekowisata Gunung Ciremai Harus Berbasis Sains

Wagub Erwan Dorong Pemerintah Kabupaten dan Kota Kembangkan Wisata Ramah Muslim

Jawa Barat dan Selangor Malaysia Perkuat Kolaborasi Ekonomi Melalui SIBS ASEAN 2026

Ratusan Rider Jelajahi Surga Tersembunyi Cirebon Pada TS Jabar Ngahiji 16

Program tersebut diarahkan untuk membuka akses keuangan bagi masyarakat sekaligus memperkuat sektor-sektor ekonomi yang menjadi potensi desa, mulai dari pariwisata, UMKM hingga perikanan.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan, Jagara memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Namun, potensi tersebut masih perlu ditopang dengan akses layanan keuangan yang lebih luas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Potensi wisata, UMKM, dan perikanan di Jagara cukup besar, sehingga kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses keuangan yang sesuai dengan kebutuhan usahanya,” ujar Agus di Kuningan, Selasa.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah perikanan. Di Desa Jagara terdapat sekitar 230 warga yang menjalankan usaha budidaya ikan. Dari jumlah tersebut, sekitar 23 pelaku usaha dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

OJK selanjutnya akan mempertemukan para pelaku usaha dengan berbagai lembaga jasa keuangan. Mulai dari bank umum, BPR, Pegadaian, Permodalan Nasional Madani (PNM), hingga lembaga keuangan mikro.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan pembiayaan bagi masyarakat, terutama pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnisnya.

Dorong Transaksi Digital hingga Tingkat Desa

Penguatan inklusi keuangan di Jagara tidak hanya diarahkan pada akses pembiayaan.

OJK juga mendorong kehadiran layanan Laku Pandai melalui agen perbankan di desa. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan perbankan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor bank.

Digitalisasi transaksi juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem keuangan di Desa Jagara.

Penggunaan QRIS didorong untuk semakin diperluas, termasuk pada transaksi UMKM dan kegiatan ekonomi yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Digitalisasi juga menjadi bagian dari program ini, termasuk penggunaan QRIS untuk transaksi UMKM dan kegiatan ekonomi yang dikelola BUMDes,” kata Agus.

OJK juga menyasar kalangan pelajar dengan memperluas literasi dan layanan keuangan melalui pembukaan rekening Simpanan Pelajar (Simpel) di sekolah-sekolah yang berada di tiga dusun di Desa Jagara.

Sementara itu, Pegadaian dilibatkan untuk mengenalkan program tabungan emas kepada masyarakat.

Konsep tersebut bahkan akan dikaitkan dengan pengelolaan bank sampah. Sampah yang dikumpulkan masyarakat nantinya dapat dikonversikan menjadi tabungan emas.

Pengembangan ekosistem keuangan tersebut berjalan beriringan dengan aktivitas pariwisata yang terus dikembangkan oleh masyarakat Desa Jagara.

Direktur Utama BUMDes Mekarjaya Jagara, Sopian, mengatakan pemanfaatan layanan keuangan digital mulai memberikan perubahan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satunya terlihat dari transaksi wisata yang kini telah menggunakan QRIS.

“Sekarang sekitar 70 persen masyarakat sudah menggunakan layanan perbankan dan keuangan digital. Untuk tiket wisata juga sudah bisa menggunakan QRIS, meskipun pembayaran tunai tetap kami layani,” ujar Sopian.

BUMDes Mekarjaya Jagara mengelola dan mengoordinasikan berbagai aktivitas wisata dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Sejumlah destinasi dan kegiatan yang dikembangkan di antaranya kawasan Waduk Darma, Tepi Dago Jagara, Pasar Kreatif, hingga pengembangan Jagara Ecopark.

Menurut Sopian, geliat pariwisata tersebut mulai memberikan dampak terhadap perekonomian desa.

Hingga Juni 2026, sebanyak 1.076 warga tercatat terlibat langsung dalam kegiatan usaha BUMDes yang berkaitan dengan sektor pariwisata.

“BUMDes ingin potensi wisata ini memberikan dampak ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat dan sekaligus menambah pendapatan asli desa,” katanya.

Dampak ekonomi tersebut juga tercermin dari peningkatan pendapatan asli desa (PADes).

Kontribusi BUMDes terhadap PADes meningkat dari sekitar Rp69 juta pada 2023, menjadi Rp128 juta pada 2024, kemudian melonjak menjadi Rp588 juta pada 2025.

Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa pengembangan pariwisata, pemberdayaan masyarakat, dan perluasan akses keuangan mulai membentuk ekosistem ekonomi yang saling terhubung di Desa Jagara.

Tags: Desa JagaraDesa WisataJagara KuninganJawa BaratKabupaten KuninganWaduk Darma

Related Posts

Prof Jatna Supriatna: Ekowisata Gunung Ciremai Harus Berbasis Sains

21 Agustus 2026

Wagub Erwan Dorong Pemerintah Kabupaten dan Kota Kembangkan Wisata Ramah Muslim

18 Juli 2026

Jawa Barat dan Selangor Malaysia Perkuat Kolaborasi Ekonomi Melalui SIBS ASEAN 2026

11 Juli 2026

Ratusan Rider Jelajahi Surga Tersembunyi Cirebon Pada TS Jabar Ngahiji 16

27 Juni 2026
Pengawasan Diperketat, 32 Camat di Kuningan Jadi Satgas MBG

Goa Sunyaragi Gelar Wayang Wong dan Lomba Tari Tradisional

19 Juni 2026
Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 Jadi Ajang Sinergitas Antardaerah

Enam Hektare Eceng Gondok Tutupi Permukaan Waduk Darma

13 Juni 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Tradisi Melepas Burung Bagi Warga Tionghoa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltekkes Tasikmalaya Latih Petugas Puskesmas Gunungsari Deteksi Dini Kanker Paru Lewat SATUSEHAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id