https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 26 Oktober 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

Guru Honorer Ancam Mogok Mengajar Karena Digantung Bupati

by Andika
17 Januari 2020
in Umum
Gaji Honorer Naik

Ilustrasi Guru Honorer

CIREBON, – Dinilai tidak serius dalam menyusun Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum bagi keberlangsungan hidup guru honorer. Forum Honorer Pendidik Tenaga Kependidikan (FHPTK) Kabupaten Cirebon mengancam akan melakukan aksi mogok mengajar.

Hal itu diungkapkan oleh Soleh Abdul Gofur selaku Ketua FHPTK Kabupaten Cirebon, diketahui sebelum aksi damai pada 3 desember 2019 yang lalu FHPTK memang sudah merencanakan aksi mogok kerja. Sebelumnya aksi mogok mengajar ini akan dilakukan pada bulan Desember yang lalu, hanya saja saat ini pihaknya memilih untuk menggelar aksi damai sebagai pengganti aksi mogok mengajar.

BacaJuga

KI Jabar Gelar Monev Keterbukaan Informasi Publik di Kuningan

Jigus: Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon Diikuti 540 Siswa

Tahun 2026 Sebanyak 173 Sekolah di Indramayu Direvitalisasi

Bupati Eman Tinjau Hasil Revitalisasi SDN Majalengka Wetan VII

“Saat itu, aksi di cancel dan diganti dengan aksi damai. Dan setelah itu pasca aksi damai pada 3 Desember 2019 itu, perwakilan FHPTK memang dihadirkan dalam musyawarah penyusunan Perbup tentang honorer,” jelasnya.

Akan tetapi sangat menyayangkan bila rapat tanggal 26 Desember itu tidak dihadiri oleh, tiga SKPD yakni Bappelitbangda, BKPSDM dan BKAD. Pasalnya, saat itu rapat masih membahas teknis tentang validasi jumlah honorer yang akan dibayarkan sesuai anggaran kemampuan Pemda. Jumlah honorer yang mendapat SK Bupati pada tahun 2018 sebanyak 6.273 orang dan datanya sedang dilakukan validasi disetiap tingkat Kecamatan.

“Sedangkan secara administratif, kaitannya dengan perda yang akan dituangkan ke perbup itu, perbup-nya akan disusun oleh bagian hukum dan pihak disdik. Waktu itu bahasanya sih dua hari, tapi enggak tahu apakah sudah bisa diberesi atau belum,” ujar Soleh, Jum’at (17/1/2020).

Menurut Soleh, pada hari Selasa pada akhir Desember rapat kembali digelar. Namun, rapat tersebut juga tidak dihadiri oleh Sekda Kabupaten Cirebon. Sehingga rapat hanya dipimpin oleh salah satu asisten di Setda. Kondisi itu membuat ketua FHPTK berusaha menemui Sekda untuk memastikan Sekda mengetahui hasil pada rapat awal.

Namun, lanjut Soleh, saat itu dia tidak berhasil menemui Sekda karena yang bersangkutan tidak ada ditempat.

“Waktu rapat itu tidak bisa membahas banyak tentang anggaran karena dari BKAD enggak datang. Angkanya pun belum muncul. Memang bahasanya sih akan diploting diangka Rp 500 ribu. Ya berarti itu masih jauh dari tuntutan sesuai UMK,” kata Soleh.

Untuk itu, sambung Soleh, beberapa minggu mendatang FHPTK akan membuat surat audiensi dengan Bupati. Ditegaskannya FHPTK berencana akan menggelar Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) terlebih dahulu yang mengarah pada pengambilan sikap pihaknya.

“Karena dari tanggal 3 desember pembuatan perbup sampai sekarang belum dieksekusi dan belum ada jawaban. Pemkab berdalih masih menghitung. Hitungannya sudah selesai belum. Tapi kalau bupati mengulur waktu ya maka saya dan teman-teman akan (aksi damai) datang langsung ke Bupati,” tegas Soleh.

Kendati demikian, FHPTK masih optimis tuntutan mereka bisa direalisasi oleh Pemda. Karena APBD Kabupaten Cirebon yang sekarang, memungkinkan tuntutan FHPTK terpenuhi dengan syarat pemerintah daerah serius dalam memikirkan nasib guru honorer yang selama ini mendapatkan bayaran yang jauh dari kata layak.

Tags: BeritaCirebonTerkiniCiayumajakuningGuruhonorer

Related Posts

Bupati Eman Tinjau Hasil Revitalisasi SDN Majalengka Wetan VII

KI Jabar Gelar Monev Keterbukaan Informasi Publik di Kuningan

26 Oktober 2026
Jigus: Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon Diikuti 540 Siswa

Jigus: Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon Diikuti 540 Siswa

26 Oktober 2026
Bupati Eman Tinjau Hasil Revitalisasi SDN Majalengka Wetan VII

Tahun 2026 Sebanyak 173 Sekolah di Indramayu Direvitalisasi

26 Oktober 2026
Bupati Eman Tinjau Hasil Revitalisasi SDN Majalengka Wetan VII

Bupati Eman Tinjau Hasil Revitalisasi SDN Majalengka Wetan VII

26 Oktober 2026
Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, Cetak 750 Lulusan dan Perkuat Kurikulum Berbasis AI

Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, Cetak 750 Lulusan dan Perkuat Kurikulum Berbasis AI

24 Oktober 2026
BPK Jabar Gelar Workshop Keuangan Desa 2026 di Majalengka

KNPI Usul DPRD Kota Cirebon Bentuk Perda Soal LGBTQ

24 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • Yuk, Pantau Lalu Lintas Secara Real Time via PANON Kuningan!

    Yuk, Pantau Lalu Lintas Secara Real Time via PANON Kuningan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Tani: Swasembada Pangan Nasional di Tengah Tantangan Geopolitik dan Krisis Pangan Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Pembongkaran Rel Kuno Cirebon Memanas, DPRD Siapkan RDP dan Panggil Wali Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu Geothermal di Kuningan, Bupati Sambangi Kementerian ESDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEB UI Kembangkan DBHCHT Untuk KTR di Kabupaten Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id