spot_img
Jumat, Mei 29, 2026
More

    Eks Kawedan Kadugede Akan Disulap Jadi Balai Budaya Kuningan

    CIAYUMAJAKUNING.IDBupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar melantik Dewan Kebudayaan Kuningan periode 2026-2030 di Pendopo Kuningan, Selasa (12/05).

    Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat pelestarian sekaligus pengembangan seni dan budaya daerah di tengah arus modernisasi.

    Prosesi pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan No.505/2026.

    Yakni tentang Pembentukan Dewan Kebudayaan Kuningan Masa Bakti 2026-2030.

    Keputusan tersebut di landasi semangat pelaksanaan UU No.5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

    Dalam keputusan itu, Dewan Kebudayaan Kuningan memiliki tugas memberikan pertimbangan arah kebijakan pemajuan kebudayaan daerah.

    Menggali dan melestarikan seni budaya Kuningan, menjaring aspirasi para pelaku budaya hingga membangun koordinasi dalam pengembangan kebudayaan.

    Ada pun susunannya sebagai berikut:

    Dewan Pakar: Ajat Jatnika, Dodo Suwondo, Dodon Sugiharto, Asep Budi Setiawan, Yusuf Oblet dan Asep Pahrudin.

    Sementara jajaran anggota di isi oleh berbagai tokoh lintas bidang, di antaranya:

    Asep Deni, Bias Lintang Dialog, Ence Bagus, Endang Komara, Agung M Abul, Ageng Sutrisno, Irsan Fajar dan Yudis Husni M Jalil, Wihendar.

    Dadan Aminudin Latif, Vera Verawati, Bayu Abdurrahim, Arip Hidayat, Tiffani Kautsar, Edi Suherdi, Azhar Natsir Ahdiyat dan Dini Sukmawati.

    Bupati Kuningan mengatakan kebudayaan berperan penting membangun karakter dan jati diri masyarakat.

    Pembangunan sebuah daerah juga harus berjalan beriringan dengan pembangunan nonfisik, termasuk penguatan seni dan budaya.

    “Seni dan budaya bukan sekadar tari, musik, sastra atau bahasa tetapi bagaimana masyarakat menjaga identitas dan akar budayanya,” ujarnya.

    Bupati menambahkan Kuningan memiliki kekayaan budaya, tradisi, adat istiadat serta potensi seni yang sangat besar untuk di kembangkan menjadi kekuatan daerah.

    Ia menceritakan pengalamannya saat menerima kunjungan tamu dari luar daerah yang memberikan kesan positif terhadap Kuningan.

    Menurut Bupati, para tamu tersebut menilai Kuningan memiliki potensi alam, fasilitas wisata dan kenyamanan daerah yang sangat menjanjikan.

    Ia pun lalu berharap supaya Kuningan semakin memperkuat agenda seni dan budaya yang di gelar secara rutin.

    “Potensi alam Kuningan sudah sangat luar biasa. Tinggal bagaimana kita memperkuat identitas budaya melalui berbagai pagelaran dan kegiatan seni,” katanya.

    Bupati juga berharap Dewan Kebudayaan mampu menjadi rumah besar bagi para seniman, budayawan dan komunitas kreatif.

    Dewan Kebudayaan di harapkan menjadi ruang lahirnya ide dan gagasan kebudayaan yang inovatif tanpa meninggalkan akar tradisi.

    “Saya ingin Dewan Kebudayaan ini menjadi pelopor kebangkitan budaya Kuningan. Menjadi ruang dialog, rumah besar gagasan sekaligus penjaga nyala api kebudayaan,” ucapnya.

    Bupati Dian juga mengaku senang melihat mulai banyak generasi muda Kuningan yang terlibat aktif dalam kegiatan seni dan kebudayaan.

    Menurutnya, budaya harus hidup, menjadi atraksi, tontonan sekaligus memberi kesejahteraan bagi seniman dan budayawan.

    “Tidak mungkin seniman berkarya dengan tekanan ekonomi,” sambung Bupati.

    Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Kuningan tengah menyiapkan pembangunan Balai Budaya Kuningan di kawasan eks Kawedanan Kadugede.

    Lokasi tersebut di proyeksikan menjadi pusat aktivitas seni, pertunjukan budaya ruang kreatif hingga pelaksanaan festival budaya secara rutin.

    Selain itu, Pemkab Kuningan juga berencana merehabilitasi gedung kesenian sebagai ruang representatif bagi para pelaku seni dan budaya.

    Bupati berharap Kuningan memiliki ikon budaya yang kuat dan di kenal luas.

    “Saya ingin ketika orang datang ke Kuningan, mereka bukan hanya menikmati wisata alam saja tetapi juga merasakan jiwa Kuningan melalui seni dan budaya,” tuturnya. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories