https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 3 Agustus 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo

by eko ardi
2 Agustus 2026
in Ekbis

Menembus pegunungan terjal sejauh puluhan kilometer, menghadapi cuaca ekstrem, hingga berhadapan langsung dengan kelompok bersenjata OPM, prajurit TNI dari Satuan Tugas Habema tetap melangkah maju. Bukan untuk mencari pertempuran, melainkan menjalankan misi kemanusiaan dengan membawa pulang warga sipil Orang Asli Papua (OAP) yang menjadi korban pembunuhan di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Misi tersebut tidak berlangsung dengan mudah. Lokasi kejadian berada sekitar 65 kilometer dari pusat Kabupaten Yahukimo dengan kondisi geografis yang didominasi pegunungan terjal dan akses yang sangat terbatas. Meski dihadapkan pada medan yang berat dan berbagai tantangan di lapangan, prajurit TNI tetap melakukan penyisiran secara bertahap demi memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi dengan layak.

BacaJuga

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, menjelaskan bahwa proses pencarian diawali dengan ditemukannya jejak darah yang mengarah ke lokasi para korban. “Kami menemukan jejak darah terlebih dahulu, kemudian menelusurinya hingga mengarah ke lokasi korban. Saat proses penyisiran berlangsung sekitar pukul 11.20 hingga 11.40 WIT, pasukan kami mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata OPM hingga terjadi kontak tembak. Mereka sudah menunggu kami, namun seluruh personel mampu mengantisipasi situasi tersebut sehingga misi kemanusiaan tetap dapat dilanjutkan.”

Setelah situasi berhasil dikendalikan, prajurit TNI akhirnya menemukan dan mengevakuasi dua jenazah korban yang diketahui merupakan pasangan suami istri, yakni Yentinus Kogoya alias Kumis Kogoya dan istrinya, Pam Wendakwe. Sementara itu, satu korban lainnya yang merupakan seorang perempuan dari Suku Unaukam hingga kini masih dalam proses pencarian, sedangkan identitas lengkapnya masih terus didalami oleh aparat.

Mayjen TNI Yudha Airlangga, menegaskan bahwa keselamatan warga sipil selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas. “Sebagai seorang prajurit, kami sudah memahami setiap risiko dalam menjalankan tugas. Namun, ketika yang kami hadapi adalah warga sipil yang menjadi korban kekerasan, kami tidak bisa tinggal diam. Medannya berat, cuacanya tidak bersahabat, bahkan kami sempat mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata. Tidak ada satu pun prajurit yang mundur. Prioritas kami hanya satu, memastikan para korban dapat dievakuasi dan kembali kepada keluarganya dengan layak. Tidak boleh ada rasa takut yang mengalahkan nilai kemanusiaan.”

Saat ditemukan, kondisi kedua jenazah sangat memprihatinkan dan menunjukkan adanya tindakan yang tidak manusiawi. Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, kedua korban dibawa ke RSUD Dekai sekitar pukul 14.30 WIT untuk menjalani proses visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dan pihak berwenang. Proses evakuasi tersebut juga dipantau langsung oleh Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, sebagai bentuk perhatian terhadap penanganan para korban.

Dalam kesempatan yang sama, Mayjen Yudha Airlangga turut membantah tegas narasi yang disebarkan kelompok OPM yang menyebut para korban merupakan bagian dari intelijen TNI. Menurutnya, tudingan tersebut sama sekali tidak berdasar dan hanya memperkeruh situasi. Ia menegaskan bahwa para korban adalah warga sipil Orang Asli Papua yang menjadi korban tindak kekerasan, sehingga sudah sepatutnya memperoleh perlindungan, penghormatan, dan penanganan yang layak sebagai sesama anak bangsa.

Di balik keberhasilan operasi tersebut, tersimpan dedikasi dan pengorbanan para prajurit yang rela mempertaruhkan keselamatan demi menunaikan misi kemanusiaan. Menembus medan ekstrem, menghadapi cuaca yang tidak menentu, hingga tetap bertahan di bawah ancaman kelompok bersenjata, mereka membuktikan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan setiap warga yang menjadi korban dapat memperoleh pertolongan. Bagi Satgas Habema, setiap nyawa masyarakat Papua adalah amanah yang harus diperjuangkan, dan selama masih ada warga yang membutuhkan bantuan, prajurit akan terus hadir di garis terdepan, apa pun risiko yang harus dihadapi.

Tentang Koops TNI Habema

Koops TNI Habema merupakan satuan komando operasi TNI yang bertugas menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Dalam pelaksanaan tugasnya, Koops TNI Habema juga mendukung operasi kemanusiaan, pengamanan wilayah, serta bersinergi dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan dan melindungi masyarakat.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Related Posts

Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

3 Agustus 2026
Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

3 Agustus 2026
Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

3 Agustus 2026
FLOQ dan tiket.com Dorong Adopsi Kripto Lewat Reward Perjalanan

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

2 Agustus 2026
FLOQ dan tiket.com Dorong Adopsi Kripto Lewat Reward Perjalanan

Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026

2 Agustus 2026
FLOQ dan tiket.com Dorong Adopsi Kripto Lewat Reward Perjalanan

FLOQ dan tiket.com Dorong Adopsi Kripto Lewat Reward Perjalanan

2 Agustus 2026

Berita Terpopuler

  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indramayu Gelar Kejuaraan Tarkam Kemenpora RI 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pecah Kongsi 4.0: Ketika Adu Domba Digital dan Identitas Mengancam Kebhinekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Kota Cirebon Tembus Rp3,2 Triliun, Lima Hotel Berbintang Segera Berdiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bacakan Amanat KDM, Dedi Supandi Tekankan MPLS Bukan Sekadar Hari Pertama Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Dugaan Keberadaan ‘Dusun Gaib’ di Desa Playangan Cirebon, Warga Pertanyakan Transparansi Dana Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sungai Cipelang Jatitujuh, Obyek Wisata Air Teranyar di Utara Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id