https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 3 Agustus 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Volatilitas Pasar Keuangan Global Dinamis, OJK: Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga

by Sudastika
12 Mei 2025
in Ekbis
Volatilitas Pasar Keuangan Global Dinamis, OJK: Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga

CIAYUMAJAKUNING.ID – Hasil rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK menilai stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah tingginya dinamika perekonomian dan volatilitas pasar keuangan global, Rabu (30/04).

Pada bulan April 2025 perkembangan di dominasi oleh meningkatnya ketidakpastian kebijakan perdagangan global.

BacaJuga

Kapan Perlu Melakukan Transfer Valas? Kenali Fungsi, Biaya, dan Cara Kerjanya

Lihat Pin Prioritas, Berikan Kursi dan Bantuan Saat Dibutuhkan

Barantum Hadirkan AI Agent untuk Bantu Otomasi via WhatsApp

Apa yang Terjadi Saat Deposito Jatuh Tempo? Kenali Arti Rollover dan Pilihannya

Dengan rencana pengenaan tarif impor resiprokal oleh AS yang mendorong kenaikan tajam volatilitas di pasar keuangan global.

Hal ini telah mendorong IMF, Bank Dunia dan WTO merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi dan perdagangan global.

IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2025 menjadi 2,8 persen, jauh lebih rendah diandingkan 2000-2019 di level 3,7 persen.

WTO merevisi proyeksi volume perdagangan barang global pada 2025 menjadi 0,2 persen yoy dari prakiraan sebelumnya tumbuh 2,7 persen.

Perekonomian di Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 4,87 persen pada triwulan I 2025 yang di dukung oleh terjaganya konsumsi rumah tangga.

Inflasi headline pada April 2025 tetap terkendali di level 1,95 persen yoy yang menunjukkan stabilitas di level 2,50 persen yoy.

Beberapa indikator permintaan domestik seperti penjualan rite dan semen mengindikasikan pemulihan yang masih berlangsung meskipun dengan laju yang moderat.

Dari sisi produksi, kinerja masih cukup baik terlihat dari berlanjutnya surplus neraca perdagangan dan kinerja emiten.

Pasar saham domestik secara mtd di tutup menguat sebesar 3,93 persen pada 30 April 2025 ke level 6.766,8 (ytd: masih melemah 4,42 persen).

Hal ini di dukung dengan langkah kebijakan OJK dan seluruh pemangku kepentingan seperti dalam forum KSSK untuk meredam volatilitas pasar saham.

Nilai kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.705  triliun atau naik 5,20 persen mtd (namun masih turun 5,11 persen ytd).

Sementara itu, non-resident mencatatkan net sell sebesar Rp20,79 mtd (dimana secara ytd: net sell sebesar Rp50,72 triliun).

Kinerja indeks sektoral secara umum menguat terutama di sektor basic material dan healthcare sementara sektor technology terpantau melemah.

Rerata nilai transaksi harian pasar saham secara ytd tercatat Rp12,47 triliun, naik di bandingkan pada Maret 2025 yakni sebesar Rp12,34 triliun.

Indeks pasar obligasi ICBI menguat 1,61 persen mtd (naik 3,39 persen ytd) ke level 405,99 dengan yield SBN rata-rata turun 15,53 bps mtd (ytd turun 17,26 bps).

Per 30 April 2025 investor non-resident mencatatkan net buy sebesar Rp7,79 triliun secara mtd (ytd: net buy Rp23,02 triliun).

Untuk pasar obligasi korporasi, investor non-resident mencatatkan net sell sebesar Rp0,01 triliun secara mtd (net sell Rp1,42 triliun ytd).

Per 30 April 2025, nilai Asset Under Management (AUM) tercatat sebesar Rp821,0 triliun (naik 1,01 persen mtd atau turun 1,96 persen ytd).

Dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp502,10 triliun atau naik 1,66 persen mtd (ytd: naik 0,57 persen).

Net redemption tercatat sebesar Rp6,24 triliun secara mtd (ytd: net redemption Rp4,88 triliun).

Penghimpunan dana di pasar modal masih dalam tren yang positif seperti Penawaran Umum yang mencapai Rp56,06 triliun.

Rp3,31 triliun di antaranya merupakan fundraising dari 6 emiten baru.

Sementara itu, masih terdapat 85 pipeline Penawaran Umum dengan perkiraan nilai indikatif sebesar Rp70,54 triliun.

Ketentuan SCF hingga 30 April, terdapat 18 penyelenggara yang telah mendapatkan izin dari OJK.

Dengan 805 efek dari 510 penerbit, 179.363 pemodal dan total dana SCF yang teradministrasi di KSEI sebesar Rp1,53 triliun.

Sejak 10 Januari hingga 30 April, tercatat 56 pelaku dan 6 penyelenggara yang mendapatkan izin prinsip OJK.

Total volume transaksi derivatif keuangan sebesar 1,13 juta lot dengan akumulasi nilai sebesar Rp1.050,58 triliun.

Sejak di luncurkan pada 2023, tercatat 112 pengguna jasa yang mendapatkan izin dengan total volume 1.598.750 tCO2e dan akumulasi nilai Rp77,92 miliar. ***

Tags: CiayumajakuningheadlineJasa KeuanganOJKPerdagangan Global

Related Posts

Kemendagri Percepat Penyusunan Permendagri ITKPDN Sebelum Oktober 2026

Kapan Perlu Melakukan Transfer Valas? Kenali Fungsi, Biaya, dan Cara Kerjanya

3 Agustus 2026
Kemendagri Percepat Penyusunan Permendagri ITKPDN Sebelum Oktober 2026

Lihat Pin Prioritas, Berikan Kursi dan Bantuan Saat Dibutuhkan

3 Agustus 2026
Kemendagri Percepat Penyusunan Permendagri ITKPDN Sebelum Oktober 2026

Barantum Hadirkan AI Agent untuk Bantu Otomasi via WhatsApp

3 Agustus 2026
Menunggangi Volatilitas Pertengahan Pekan: Cara Aman Meraih Cuan Saat Rilis Data Ekonomi

Apa yang Terjadi Saat Deposito Jatuh Tempo? Kenali Arti Rollover dan Pilihannya

3 Agustus 2026
Menunggangi Volatilitas Pertengahan Pekan: Cara Aman Meraih Cuan Saat Rilis Data Ekonomi

Perkuat Daya Saing UMKM, SUCOFINDO Bekali Pelaku Usaha di Tanah Bumbu menuju Sertifikasi Halal

3 Agustus 2026
Menunggangi Volatilitas Pertengahan Pekan: Cara Aman Meraih Cuan Saat Rilis Data Ekonomi

Menunggangi Volatilitas Pertengahan Pekan: Cara Aman Meraih Cuan Saat Rilis Data Ekonomi

3 Agustus 2026

Berita Terpopuler

  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indramayu Gelar Kejuaraan Tarkam Kemenpora RI 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pecah Kongsi 4.0: Ketika Adu Domba Digital dan Identitas Mengancam Kebhinekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Kota Cirebon Tembus Rp3,2 Triliun, Lima Hotel Berbintang Segera Berdiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bacakan Amanat KDM, Dedi Supandi Tekankan MPLS Bukan Sekadar Hari Pertama Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Dugaan Keberadaan ‘Dusun Gaib’ di Desa Playangan Cirebon, Warga Pertanyakan Transparansi Dana Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sungai Cipelang Jatitujuh, Obyek Wisata Air Teranyar di Utara Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id