CIAYUMAJAKUNING.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-129 di Desa Gunungmanik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, resmi berakhir dengan hasil utama program salah satunya pembangunan rabat beton sepanjang 820 meter, Kamis (17/09).
Rabat beton dengan lebar 2,5 meter tersebut kini dapat membuka akses masyarakat menuju kawasan perkebunan dan wisata.
Penutupan kegiatan di hadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani dan Sekda Kuningan U Kusmana.
TMMD yang di pusatkan di Dusun Jatirasa itu juga menyelesaikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 30 meter dengan tinggi 2 meter serta pembangunan tugu TMMD Imbangan ke-129.
Kepala Desa Gunungmanik Juhari Haryanto menilai pelaksanaan TMMD Imbangan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pembangunan jalan, katanya, juga membuka peluang pengembangan potensi ekonomi desa, terutama sektor pertanian dan pariwisata.
Salah satu kawasan yang kian mudah di akses adalah Curug Payung.
“Dan salah satunya mungkin kami bisa menggali potensi wisata, karena di situ juga ada Curug Payung yang sudah berkembang. Kami di sana juga sudah bikin tempat untuk camping,” ujar Juhari.
Selain itu, Desa Gunungmanik juga mengembangkan sekitar 10 hektare lahan yang telah di tanami berbagai tanaman buah, terutama durian dan alpukat.
Dengan tersedianya akses jalan yang lebih baik, hasil perkebunan diharapkan dapat lebih mudah di angkut.
Namun Bupati Kuningan mengingatkan keberhasilan pembangunan tak hanya di ukur dari fisik.
“Membangun itu mudah, hal paling susah itu merawatnya. Merawat tentang kebersamaan, tentang semangat kegotongroyongan, juga merawat hasil-hasil yang tadi ditinggalkan,” tuturnya.
Bupati juga menyebutkan masih terdapat sekitar 3,5 kilometer akses jalan di kawasan tersebut yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Ia berharap semoga alokasi ke Gunungmanik segera terwujud tahun depan.
Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh. Hafda Prima Agung menjelaskan pelaksanaan TMMD Imbangan ke-129 di awali dengan pengupasan jalan selama 14 hari.
Sejumlah sasaran fisik lalu di selesaikan di Dusun Jatirasa, Desa Gunungmanik.
“Kegiatan ini tentunya berkat adanya kerja sama dan saling pengertian dari segenap unsur terkait serta semangat gotong royong yang tinggi dari masyarakat setempat,” ungkapnya.
Dandim berharap keberadaan infrastruktur tersebut dapat mendorong masyarakat semakin mandiri sekaligus meningkatkan swadaya desa. ***








