https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 31 Agustus 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Ternyata Ini Penyebab Harga Cabai dan Tomat Naik di Wilayah Cirebon

by Andika
10 Maret 2023
in Ekbis
Harga cabai di cirebon

Ilustrasi kenaikan harga cabai dan tomat di wilayah Cirebon. [Foto: pixabay]

CIAYUMAJAKUNING.ID – Menjelan bulan suci Ramadhan 1444 H harga cabai dan tomat sudah mulai melonjak naik seperti yang terjadi di pasar tradisional Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (10/3/2023).

Beberapa jenis cabai yang mengalami kenaikan itu, di antaranya cabai rawit setan yang naik menjadi Rp 80.000, per kilogram dari harga normal Rp 50.000 per kilogram.

BacaJuga

Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan

Bantu Arah Karier Talenta Digital: Telkom AI Center Bali Hadirkan Webinar “Finding Your Career Path in Minutes with AI”

Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan

Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Prudential Syariah Dukung OJK dalam Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026

Kemudian cabai rawit biasa, dari harga Rp 32.000 naik menjadi Rp 40.000 per kilogram. Cabai merah naik menjadi Rp 32.000, dari harga sebelumnya Rp 24.000 per kilogram.

Penyebab Kenaikan Harga

Kenaikan harga cabai di Cirebon tersebut dipicu penurunan hasil panen akibat hujan dengan intensitas tinggi yang turun terus menerus. Selain cabai, kenaikan signifikan juga terjadi pada tomat.

Sementara harga cabai yang tidak mengalami kenaikan alias masih normal adalah cabai hijau.

Salah satu pedagang pasar Sumber, Saepudin (39) mengatakan, kenaikan sejumlah harga cabai tersebut masih di batas angka wajar.

Ia menyebut, kenaikannya masih belum seberapa jika dibandingkan dengan kenaikan harga tomat saat ini.

“Paling tomat yang naik banget, sekarang harganya Rp 12.000, dari harga normal Rp 6.000,” kata Nono, Rabu 8 Maret 2023.

Menurut dia, kenaikan sejumlah jenis cabai tersebut disebabkan hujan yang turun terus menerus sehingga membuat tanaman cabai mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuat hasil panen pun menurun drastis.

“Jadi, hasil panen kurang bagus karena tanaman cabai pada rusak kena hujan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dua pekan menjelang Ramadhan ini harga sejumlah komoditas lainnya di pasar Sumber belum mengalami kenaikan.

Ia berharap, harga sejumlah jenis cabai tersebut bisa kembali normal menjelang Ramadan ini.

“Kalau untuk Ramadhan belum ada kenaikan. Harga yang sekarang naik mungkin saja bisa baik lagi pada jelang Ramadhan,” terang sia.

Ia juga berharap, harga-harga tersebut bisa kembali turun di angka normal. Karena, kenaikan harga tersebut secara otomatis pembeli akan berkurang.

Para pembeli akan berpikir ulang untuk membeli ketika harganya naik.

“Saya berharap harganya normal saja, supaya yang belanja juga banyak. Kalau mahal kan yang belanja juga berkurang,” harapnya.

Keluhan Pembeli

Sementara itu, sorang pembeli di pasar tersebut, Habibah (35) mengaku merasa keberatan dengan kenaikan harga cabai saat ini.

Ia pun terpaksa harus mengurangi barang belanjaannya agar kebutuhan yang lainnya juga bisa tercukupi.

“Terutama cabai setan, mahal banget, satu kilogram tadi harganya Rp 80.000. Makanya saya kurangi belinya,” kata Habibah.

Ia berharap agar harga cabai dan sayur-sayuran bisa cepat turun agar pembeli merasa ringan.***

Tags: Bahan PokokHarha CabaiKabupaten CirebonRamadhan 1444 H

Related Posts

Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan

30 Agustus 2026

Bantu Arah Karier Talenta Digital: Telkom AI Center Bali Hadirkan Webinar “Finding Your Career Path in Minutes with AI”

30 Agustus 2026

Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan

30 Agustus 2026
Khidmat Peringati HUT ke-81 RI, Jajaran Manajemen BRI Region 6 Hadiri Upacara Kemerdekaan

Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Prudential Syariah Dukung OJK dalam Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026

30 Agustus 2026
Pelaku Industri Soroti Masa Depan Kripto: Tokenisasi, Edukasi, dan Regulasi Jadi Kunci

Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

30 Agustus 2026

Nomor 1 Dunia Kategori TV 100 Inci ke Atas, Hisense Pimpin Pasar Global TV Layar Besar pada Semester Satu 2026

30 Agustus 2026

Berita Terpopuler

  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana BUMDes Desa Kejuden Diduga Digelapkan Hingga Rp 200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fure: Inovasi Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Furniture Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Menjamur, PHRI Kota Cirebon Usulkan Moratorium

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Purnabakti, 246 ASN Pemkab Cirebon Diberi Pembekalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Hotel Baru Berdiri, Umar Klau Wanti-wanti: Jangan Sampai Warga Cirebon Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id