https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Kamis, 20 Agustus 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Budaya

Dibalik Mitos Jalan Karanggetas Cirebon

by Noer Panji
15 Maret 2021
in Budaya, Mistis
Jalan Karanggetas

Jalan Karanggetas Cirebon salah satu jalan raya yang tidak pernah dilalui pejabat angkuh

CIREBON, CIAYUMAJAKUNING.ID – Cirebon memiliki ragam warisan sejarah, budaya bahkan hingga mitos. Setiap daerah yang ada di Cirebon memiliki keunikan dan cerita tersendiri.

Salah satunya di kawasan Jalan Karanggetas Kota Cirebon. Jalan tersebut merupakan salah satu kawasan ekonomi Kota Cirebon.

BacaJuga

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

Keren! 15 Karya Budaya Kabupaten Cirebon Jadi WBTb Jabar

Perkuat Kolaborasi via Festival Kepatihan 2026 Kota Cirebon

Namun, dibalik pesatnya aktivitas perekonomian di Cirebon terdapat sebuah mitos yang melekat di masyarakat hingga pejabat publik. Pengamat sejarah dan budaya Cirebon Jajat Sudrajat menjelaskan, berdasarkan cerita Babad Cirebon, nama Karanggetas diambil dari salah seorang manusia sakti bernama Pangeran Soka atau Syekh Magelung Sakti dari Timur Tengah.

“Beliau memiliki ilmu yang sangat tinggi dan konon siapapun tidak bisa mengalahkannya. Termasuk ketika isuk sayembara Nyi Mas Gandasari yang digelar oleh Pangeran Cakrabuana atau Mbah Kuwu Cirebon dan Syekh Syarif Hidayatullah,” ujar Jajat, Senin (15/3/2021).

Kedatangan Syekh Magelung Sakti ke Cirebon lantaran mendengar di daerah ini terdapat orang sakti yang bisa membantu memotong rambutnya.

“Di tengah Syekh Magelung Sakti ikut sayembara dan hampir mengalahkan Nyi Mas Gandasari yang langsung berlindung di belakang Mbah Kuwu Cirebon dan Syekh Syarif Hidayatullah. Saat itu pula Syekh Magelung Sakti meminta tidak menghalangi, namun Mbah Kuwu Cirebon dan Syekh Syarif tetap melindungi dengan alasan pertandingan tidak sebanding,”ujar Jajat.

Dia mengatakan, nama Karanggetas berasal dari kata Karang (tempat) dan Getas (mudah patah). Kala itu Syekh Magelung Sakti datang ke Cirebon mencari seseorang yang bisa memotong rambutnya.

Di tengah momentum itulah, Syekh Magelung Sakti kemudian menyampaikan keinginannya memotong rambut. Singkat cerita, permintaan Syekh Magelung Sakti pun dipenuhi oleh Pangeran Cakrabuana dan Syekh Syarif
Hidayatullah.

“Syekh Magelung Sakti kemudian diusap rambutnya dan terpotonglah rambutnya. Setelah itu Syekh Magelung Sakti menyatakan diri berguru,” sebut Jajat.

Dari cerita singkat Babat Cirebon tersebut, muncul sebuah mitos orang yang memiliki kanuragan yang tinggi, namun sombong akan luntur dengan sendirinya. Daerah tersebut dekat dengan Sungai Sukalila yang artinya
harus dengan kerelaan hati.

Mitos tersebut, menurut dia, masih mengakar di masyarakat pribumi maupun luar Cirebon. Dari mitos itu, tidak sedikit pejabat negara yang enggan melewati Jalan Karanggetas ketika mengikuti acara resmi kenegaraan.

“Kecuali belanja. Kalau acara resmi kenegaraan pejabat negara yang didapat dari jabatan politik tidak mau lewat jalan itu. Mereka memilih memutar lewat pelabuhan. Karena mitosnya khawatir ilmu kanuragan yang dimiliki akan luntur dengan sendirinya,” sebut Jajat.

 

Tags: Karanggetas CirebonMitos CirebonMitos Karanggetas

Related Posts

Promosi Digital Dekranasda Kuningan Terbaik di Ajang PKJB 2026

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

2 Juli 2026
Bangun KDKMP, Stranas PK Pantau Alih Fungsi Lahan Indramayu

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

28 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Keren! 15 Karya Budaya Kabupaten Cirebon Jadi WBTb Jabar

26 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Perkuat Kolaborasi via Festival Kepatihan 2026 Kota Cirebon

26 Juni 2026
BPS Kuningan Sebar 1.036 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Warga Talun Cirebon Gelar Pawai Budaya 1 Muharam 1448 Hijriah

20 Juni 2026
BPS Kuningan Sebar 1.036 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Ziarah Makam dan Pawai Obor Warnai Hari Jadi Cirebon ke-599

20 Juni 2026

Berita Terpopuler

  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana BUMDes Desa Kejuden Diduga Digelapkan Hingga Rp 200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pecah Kongsi 4.0: Ketika Adu Domba Digital dan Identitas Mengancam Kebhinekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Menjamur, PHRI Kota Cirebon Usulkan Moratorium

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fure: Inovasi Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Furniture Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Kota Cirebon Tembus Rp3,2 Triliun, Lima Hotel Berbintang Segera Berdiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumur Tujuh Cikajayaan Pasawahan Situs Mata Air Bersejarah di Kuningan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id