CIAYUMAJAKUNING.ID – Baznas RI meresmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak Zakat Mukti Raharja di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Selasa (16/12).
Acara ini menjadi bagian dari penguatan zakat produktif berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui sektor peternakan.
Program Balai Ternak di rancang sebagai model pengelolaan zakat produktif yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Direktur UPZ Baznas RI Eka Budhi Sulistyo mengatakan program ini jadi model nyata pengelolaan zakat produktif yang berkelanjutan.
“Agar kemandirian ekonomi mustahik mampu bertransformasi menjadi muzaki,” ujarnya.
Program ini juga di harapkan mampu menjadi pusat ketahanan pangan desa sekaligus sarana edukasi dan pembinaan peternak.
“Kami ingin memastikan amanah para muzaki di kelola secara profesional, produktif dan berdampak nyata,” terang Eka.
Balai Ternak Zakat Mukti Raharja berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi dengan dukungan lahan pakan hijauan seluas 1 hektare.

Saat ini, balai ternak tersebut memiliki kapasitas sebanyak 244 ekor domba.
Di lengkapi dengan unit pengelolaan pakan mandiri, area pelatihan dan sistem pengelolaan ternak.
Dengan mengedepankan prinsip kebersihan, kesehatan dan kesejahteraan hewan.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Januar menilai program ini juga tentang masa depan dan kemandirian masyarakat desa.
“Ini adalah wujud nyata empati, gotong royong dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat Kuningan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kuningan HR Yayan Sofyan menyampaikan program ini wujud kolaborasi.
“Antara Baznas RI, Baznas Jabar, dan Baznas Kuningan,” ucapnya.
Balai Ternak Mukti Raharja juga di rancang untuk mendorong lahirnya usaha pengolahan pupuk organik dari limbah ternak. ***


