CIAYUMAJAKUNING.ID – Mengusung tema ‘Bertahan, Bertumbuh dan Bangkit’, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) cabang Cirebon sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII di Kampung Lawas Hall, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.
Dalam Muscab yang berlangsung Senin (05/01) itu, Nurhasanah di tetapkan sebagai Ketua PKBI Cirebon periode 2026-2029.
Ketua Pelaksana Agus mengatakan Muscab ke-VIII merupakan amanat organisasi untuk evaluasi, penyusunan arah kebijakan dan regenerasi.
Ia menegaskan pemilihan pengurus di lakukan melalui proses yang sangat selektif.

Selama sebulan, proses penjaringan di lakukan secara ketat dan berjenjang dengan mempertimbangkan integritas, komitmen, kesesuaian nilai serta visi-misi PKBI.
“Nama-nama tersebut kemudian di proses melalui Panitia Teknis Nominasi PKBI Jabar,” jelas Agus.
Menariknya pendanaan kegiatan Muscab ke-VIII ini sepenuhnya bersumber dari dana internal organisasi.
“Sebagai bentuk kemandirian dan komitmen kami dalam menjaga keberlanjutan program,” ucapnya.
Ketua PKBI Cirebon periode 2020-2025 Sri Maryati memaparkan sejarah organisasi yang ia pimpin sebelumnya.
Menurutnya PKBI merupakan organisasi masyarakat sipil tertua yang lahir pada tahun 1957 dan telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan manusia Indonesia.
“Di Cirebon sendiri, kita sudah berkiprah sejak tahun 1974,” ujar Sri.

Selama puluhan tahun, sambungnya, pihaknya fokus menjadi mitra setia pemerintah, terutama dalam program KB.
“Dan menjadi garda terdepan dalam pencegahan serta penanggulangan HIV-AIDS di Cirebon,” terang Sri.
Ia berharapa supaya kepengurusan baru tetap menjaga marwah organisasi dalam melayani masyarakat akar rumput.
Wakil Ketua PKBI Jabar Ipik Supena yang turut hadir menyatakan PKBI Cirebon merupakan salah satu cabang yang paling aktif dan dinamis di Jabar.
Dukungan serupa datang dari Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Indra Fitriani.
Keduanya sepakat mengapresiasi kerja nyata PKBI dalam isu kesehatan reproduksi remaja dan pemberdayaan perempuan.
“Kami harap kolaborasi pentahelix dapat di tingkatkan sehingga visi mewujudkan keluarga inklusif di Cirebon bisa tercapai,” ujarnya.

Wakil Walikota Cirebon Siti Farida yang ikut hadir menggarisbawahi kontribusi nyata PKBI bagi warga kota.
“Khususnya dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja serta konsisten dalam pencegahan dan penanggulangan HIV di Kota Cirebon,” jelasnya.
Sementara itu, ketua terpilih Nurhasanah menyatakan kesiapannya untuk membawa PKBI Cirebon ‘Bangkit’ dan melanjutkan fondasi yang telah di bangun sebelumnya.
“Kami mengajak seluruh stakeholder untuk berjalan beriringan mewujudkan masyarakat Cirebon yang bertanggungjawab dan inklusif,” tuturnya. ***


