https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Rabu, 19 Agustus 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional

by eko ardi
19 Agustus 2026
in Ekbis

Tigo AI memperkenalkan AI Creative Engine di Jakarta, Indonesia, pada momentum percepatan pemasaran digital saat ini, dengan kemampuan memproses kebutuhan kreatif tertentu hingga sekitar 0,8 detik. Teknologi ini dikembangkan untuk membantu brand dan UMKM mempercepat produksi iklan serta berpotensi menghemat biaya produksi konten tertentu lebih dari 80% dibanding metode tradisional. Melalui otomatisasi AI yang mengintegrasikan pembuatan konsep, copy, visual, video, hingga optimasi kampanye, bisnis dapat menghasilkan dan menguji lebih banyak variasi iklan secara cepat dan efisien.

Jakarta, Indonesia — Tigo AI memperkenalkan AI Creative Engine, teknologi produksi konten iklan berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mempercepat proses kreatif sekaligus menekan biaya produksi pemasaran. Sistem ini dikembangkan untuk membantu brand, UMKM, dan pelaku bisnis menghasilkan materi iklan digital dalam skala besar dengan proses yang lebih cepat dan efisien dibanding metode produksi konvensional.

BacaJuga

KAI BANDARA CATAT 1,56 JUTA PENUMPANG KA BANDARA YIA HINGGA JULI 2026

Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

Transformasi Tata Kelola, Presiden Puji Langkah PT Timah Tertibkan Tambang Ilegal dan Perbaikan Kinerja

Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

AI Creative Engine Tigo AI diklaim mampu memproses kebutuhan kreatif dalam waktu sekitar 0,8 detik pada tahapan tertentu, memungkinkan bisnis mendapatkan ide, konsep, dan variasi materi promosi secara cepat sebelum masuk ke proses produksi dan distribusi.

Dari Proses Panjang Menjadi Otomatis

Produksi iklan tradisional umumnya membutuhkan berbagai tahapan, mulai dari penyusunan konsep, copywriting, desain visual, pengambilan gambar, editing video, hingga pembuatan beberapa versi konten untuk platform berbeda.

Melalui AI Creative Engine, sejumlah tahapan tersebut dapat diintegrasikan dalam satu alur kerja berbasis AI.

Pengguna cukup memasukkan informasi produk, target audiens, tujuan kampanye, serta materi pendukung. Sistem kemudian membantu menghasilkan konsep kreatif, copy, visual, hingga materi video yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan media sosial dan kanal digital lainnya.

Pendekatan ini memungkinkan tim pemasaran mengurangi pekerjaan berulang dan lebih fokus pada strategi, evaluasi performa, serta pengembangan bisnis.

Potensi Penghematan Biaya Lebih dari 80%

Selain kecepatan, efisiensi biaya menjadi salah satu fokus utama teknologi ini.

Pada metode produksi tradisional, satu kampanye dapat membutuhkan fotografer, videografer, talent, lokasi, peralatan produksi, desainer, serta editor. Ketika brand membutuhkan puluhan hingga ratusan variasi materi, biaya produksi dapat meningkat dengan cepat.

Dengan otomatisasi berbasis AI, Tigo AI menyebut biaya produksi konten tertentu berpotensi lebih hemat hingga lebih dari 80% dibanding pendekatan media tradisional, bergantung pada kompleksitas kampanye, jenis konten, dan kebutuhan produksi.

Efisiensi tersebut menjadi semakin relevan di era pemasaran digital, ketika brand dituntut menghasilkan konten dalam jumlah lebih banyak dan memperbaruinya mengikuti perubahan tren serta respons konsumen.

Membantu Brand Menguji Lebih Banyak Kreatif

Kecepatan produksi juga membuka peluang bagi perusahaan untuk menjalankan lebih banyak eksperimen pemasaran.

Daripada bergantung pada satu materi iklan untuk periode panjang, brand dapat menghasilkan beberapa versi visual, headline, video, maupun pendekatan komunikasi untuk melihat konten mana yang memperoleh respons terbaik.

Data performa kemudian dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki materi berikutnya, menciptakan siklus pemasaran yang lebih cepat antara produksi, distribusi, pengukuran, dan optimasi.

Menuju Model Produksi Iklan Generasi Baru

Tigo AI melihat kecerdasan buatan bukan sekadar alat untuk membuat gambar atau video, tetapi sebagai bagian dari infrastruktur baru industri pemasaran.

Melalui AI Creative Engine, perusahaan menargetkan proses produksi iklan yang semakin cepat, fleksibel, terukur, dan terjangkau, sehingga teknologi kreatif tingkat lanjut tidak hanya dapat digunakan perusahaan besar, tetapi juga UMKM dan brand yang sedang berkembang.

Di tengah persaingan mendapatkan perhatian konsumen yang semakin ketat, kemampuan menghasilkan dan menguji konten dengan cepat berpotensi menjadi salah satu keunggulan penting bagi bisnis di era pemasaran berbasis AI.

Tentang Tigo Ai

TIGO AI adalah platform pemasaran digital terintegrasi berbasis AI yang didirikan pada 2022 dan berfokus pada pengembangan ekosistem periklanan digital terdesentralisasi di Indonesia. Didukung investasi dari konsorsium Singapura, TIGO AI menggabungkan teknologi kreatif AIGC yang disesuaikan dengan bahasa dan budaya Indonesia, jaringan lebih dari satu juta kreator, serta sistem pelacakan data konversi end-to-end. Melalui konsep Marketing as a Service (MaaS), platform ini menghubungkan brand, kreator, dan konsumen dalam satu ekosistem untuk membantu pelaku usaha menjalankan pemasaran yang lebih efisien, terukur, dan berorientasi pada pertumbuhan bisnis.

Industri: Internet & AI Marketing Technology

Didirikan: 2022

Fokus: AI Marketing • AIGC • Creator Network • Digital Advertising • MaaS

Wilayah Utama: Indonesia & Asia Tenggara

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Related Posts

KAI BANDARA CATAT 1,56 JUTA PENUMPANG KA BANDARA YIA HINGGA JULI 2026

KAI BANDARA CATAT 1,56 JUTA PENUMPANG KA BANDARA YIA HINGGA JULI 2026

19 Agustus 2026
Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

19 Agustus 2026

Transformasi Tata Kelola, Presiden Puji Langkah PT Timah Tertibkan Tambang Ilegal dan Perbaikan Kinerja

19 Agustus 2026

Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

19 Agustus 2026

Urutan Pembubuhan e-Meterai dan Tanda Tangan Elektronik yang Sering Tertukar

19 Agustus 2026
Bittime: Minat RWA di Indonesia Meningkat, Ondo Finance Beberkan Faktor Pendorongnya

Bittime: Minat RWA di Indonesia Meningkat, Ondo Finance Beberkan Faktor Pendorongnya

19 Agustus 2026

Berita Terpopuler

  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana BUMDes Desa Kejuden Diduga Digelapkan Hingga Rp 200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pecah Kongsi 4.0: Ketika Adu Domba Digital dan Identitas Mengancam Kebhinekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Menjamur, PHRI Kota Cirebon Usulkan Moratorium

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fure: Inovasi Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Furniture Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Kota Cirebon Tembus Rp3,2 Triliun, Lima Hotel Berbintang Segera Berdiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumur Tujuh Cikajayaan Pasawahan Situs Mata Air Bersejarah di Kuningan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id