https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Kamis, 3 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

KAI Logistik Kelola 1,9 Juta Ton Barang pada Juli 2026, Angkutan Peti Kemas Tumbuh Tertinggi

by eko ardi
3 September 2026
in Ekbis
SONO Belle Bali Legian Hadirkan Babak Baru bagi Ikon Tepi Pantai Legian

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berfokus pada penyediaan solusi logistik berbasis kereta api, berhasil mengelola sekitar 1,9 juta ton angkutan barang sepanjang Juli 2026.

Capaian tersebut menambah volume kumulatif angkutan barang yang dikelola perusahaan menjadi sekitar 10,6 juta ton hingga Juli 2026. Angka tersebut mencerminkan pemanfaatan moda kereta api yang terus menjadi bagian dari pilihan transportasi logistik untuk mendukung kebutuhan distribusi barang di berbagai sektor.

BacaJuga

Teh Rancabali PTPN I, Subholding PTPN III (Persero) Jadi Sorotan Media AS

iFLYTEK Mempercepat Ekspansi AI Tiongkok di Asia Tenggara melalui Partisipasi Ketiga Berturut-turut di Techsauce

Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion

Kerajinan Tradisional Jamblang Cirebon Tembus Pasar hingga Luar Pulau

Dari total volume tersebut, angkutan batu bara masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 67%. Namun pada Juli 2026, capaian angkutan batu bara sebesar 80% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut tidak terlepas dari dinamika industri, termasuk fluktuasi harga global, kebijakan energi, serta penyesuaian pasar. Di tengah dinamika tersebut, KAI Logistik terus memperkuat kinerja pada sejumlah lini bisnis lain yang menunjukkan pertumbuhan positif dan memiliki prospek pengembangan ke depan.

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan mengatakan, capaian Juli 2026 menunjukkan adanya pertumbuhan yang semakin beragam di sejumlah lini bisnis perusahaan. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi indikasi bahwa kebutuhan terhadap layanan logistik berbasis kereta api semakin luas, tidak hanya untuk komoditas tertentu, tetapi juga untuk mendukung distribusi berbagai jenis barang.

“Kami melihat pertumbuhan yang cukup baik pada beberapa lini bisnis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menjadi momentum bagi KAI Logistik untuk terus memperkuat layanan sekaligus menghadirkan pilihan transportasi logistik yang aman, efisien, dan semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha,” ujar Yuskal.

Pertumbuhan tertinggi pada Juli 2026 tercatat pada bisnis KALOG Plus, khususnya layanan angkutan peti kemas, yang meningkat 28% menjadi 278 ribu ton dari sebelumnya 217 ribu ton pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan juga tercatat pada bisnis retail KALOG Express yang meningkat 26%, dari 6.300 ton menjadi 8.000 ton. Sementara itu, angkutan semen tumbuh 13%, dari 41 ribu ton menjadi 46 ribu ton, serta aktivitas bongkar muat BBM dan BBK yang meningkat 7%, dari 270 ribu ton menjadi 290 ribu ton.

Menurut Yuskal, pertumbuhan sejumlah lini bisnis menunjukkan semakin terbukanya peluang pemanfaatan kereta api dalam rantai pasok berbagai sektor industri. Memasuki semester kedua 2026, KAI Logistik akan semakin mendorong pemanfaatan moda kereta api sebagai salah satu pilihan transportasi logistik yang mendukung penerapan green logistics.

“Bagi kami, keberlanjutan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Pelaku usaha dapat mengambil peran sesuai skala dan kemampuan operasionalnya, termasuk dengan mempertimbangkan pilihan transportasi yang lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan distribusi,” ujar Yuskal.

Komitmen tersebut diperkuat melalui pengembangan Green Freight Logistics dengan layanan perhitungan dan pelaporan emisi gas rumah kaca (GRK) yang mengacu pada standar internasional ISO 14083.

Standar ini mencakup pengukuran emisi dari rangkaian layanan transportasi logistik, mulai dari angkutan kereta api, terminal, hingga moda pendukung pada proses first mile dan last mile. “Dengan pengukuran yang lebih terukur, pelaku usaha dapat melihat bahwa pilihan transportasi juga menjadi bagian dari upaya membangun rantai pasok yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan,” tambahnya.

Yuskal menegaskan bahwa pengembangan logistik ramah lingkungan merupakan upaya bersama yang membutuhkan kontribusi dari seluruh ekosistem logistik. KAI Logistik berkomitmen mengambil bagian melalui penguatan layanan berbasis kereta api dan integrasi dengan moda pendukung lainnya.

“Green logistics bukan hanya tentang mencapai tujuan besar, tetapi bagaimana setiap langkah dalam proses logistik dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi lingkungan. Kami akan terus menghadirkan solusi yang dapat diterapkan secara nyata oleh dunia usaha, termasuk dimulai dari langkah-langkah sederhana,” tutup Yuskal.

Tentang KAI Logistik
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis hingga layanan door to door service untuk memberikan pelayanan yang excellent bagi Pelanggan.

KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Mengusung tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi yaitu KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Related Posts

iFLYTEK Mempercepat Ekspansi AI Tiongkok di Asia Tenggara melalui Partisipasi Ketiga Berturut-turut di Techsauce

Teh Rancabali PTPN I, Subholding PTPN III (Persero) Jadi Sorotan Media AS

3 September 2026
iFLYTEK Mempercepat Ekspansi AI Tiongkok di Asia Tenggara melalui Partisipasi Ketiga Berturut-turut di Techsauce

iFLYTEK Mempercepat Ekspansi AI Tiongkok di Asia Tenggara melalui Partisipasi Ketiga Berturut-turut di Techsauce

3 September 2026

Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion

3 September 2026
Proses pembuatan mainan tradisional di Kabupaten Cirebon.

Kerajinan Tradisional Jamblang Cirebon Tembus Pasar hingga Luar Pulau

3 September 2026
The 12th IndoEBTKE ConEx 2026: Dorong Eksekusi Proyek Strategis dan Percepatan Investasi Energi

Weekend No Worry, Ada Fasilitas Dana Tunai dari BRI Finance

3 September 2026
TRIBE Bali Legian Hadir di Pesisir Bali yang Dinamis dengan Konsep “Social Served Daily“

TRIBE Bali Legian Hadir di Pesisir Bali yang Dinamis dengan Konsep “Social Served Daily“

3 September 2026

Berita Terpopuler

  • Dana BUMDes Desa Kejuden Diduga Digelapkan Hingga Rp 200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Purnabakti, 246 ASN Pemkab Cirebon Diberi Pembekalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Hotel Baru Berdiri, Umar Klau Wanti-wanti: Jangan Sampai Warga Cirebon Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Kebocoran Data, Nakes Puskesmas Kesunean Dapat Literasi Keamanan Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id