https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

by eko ardi
22 Oktober 2026
in Ekbis
TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta, 14 Oktober 2026 — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 resmi dibuka pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, dan berlangsung hingga 18 Oktober 2026. Dengan mengusung posisi Indonesia sebagai pusat sourcing global, TEI 2026 menghadirkan 1.873 perusahaan peserta serta menargetkan transaksi sebesar USD 17,5 miliar.

Pada Opening Ceremony, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa TEI merupakan ajang strategis untuk memperluas akses pasar, menjalin kemitraan dagang, dan menarik kerjasama investasi. Kehadiran buyer dari 134 negara menunjukkan tingginya antusiasme dunia terhadap produk unggulan Indonesia, sekaligus menegaskan peran TEI sebagai ruang diplomasi ekonomi global bagi Indonesia.

BacaJuga

LPS Terima Hasil Sitaan Korupsi BPR KRI Rp 2,7 Miliar dari Kejari Indramayu

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Akar Peoni Jadi Kunci Zuo Hao Shi untuk Meredakan Sakit Leher Belakang

Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

Sambutan Presiden Prabowo Subianto disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. Pemerintah menekankan pentingnya perdagangan luar negeri sebagai penggerak hilirisasi industri, penciptaan lapangan kerja, penguatan ketahanan ekonomi nasional, hingga pengembangan ekonomi daerah di Indonesia.

TEI 2026 juga menjadi panggung bagi agenda ketahanan energi dan ketahanan pangan Indonesia. Komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, memegang peran strategis karena turunannya mendukung pengembangan biodiesel, mengurangi ketergantungan pada impor solar, serta meningkatkan nilai tambah ekspor nasional.

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menjadi mitra strategis dalam agenda tersebut. BPDP mengelola pungutan ekspor kelapa sawit untuk mendanai Peremajaan Sawit Rakyat, pengembangan biodiesel, riset dan inovasi, penguatan SDM, pemberdayaan UMKM serta memperkuat hilirisasi serta daya saing industri sawit nasional.

Komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, menjadi penghubung penting antara ekspor, energi, dan kesejahteraan petani. Nilai ekspor sawit Indonesia menjadikan salah satu penyumbang devisa terbesar, sementara sebagian besar ekspor kini berupa produk hilir seperti CPO pangan, oleokimia, dan biodiesel. Kehadiran produk perkebunan dan turunannya di TEI memberi kesempatan Indonesia menunjukkan bahwa sektor ini telah bergerak dari ekspor bahan mentah menuju industri bernilai tambah tinggi.

Penguatan energi hijau nasional semakin terhubung dengan TEI 2026 melalui pengembangan energi terbarukan dan bioenergi. Limbah perkebunan, seperti tandan kosong, cangkang, dan serat kelapa sawit, berpotensi dimanfaatkan sebagai biomass untuk bahan bakar padat, listrik, dan biofuel. Sinergi TEI dan BPDP diharapkan mempercepat hilirisasi energi hijau sekaligus membuka peluang ekspor baru bagi Indonesia

Melalui Zona Makanan, Minuman, dan Produk Pertanian, TEI juga mendorong penguatan ketahanan pangan dengan memperluas pasar produk pangan olahan dan hasil pertanian Indonesia. Penguatan pasar ekspor diharapkan meningkatkan pendapatan petani, mendorong diversifikasi produk, dan memperkuat rantai nilai pangan nasional. Penguatan ketahanan pangan bergizi juga dapat didorong melalui pemanfaatan komoditas perkebunan, termasuk pengembangan minyak makanan merah yang kaya pro-vitamin A dan E serta memiliki potensi pasar yang luas.

Pemberdayaan UMKM dan koperasi petani perkebunan menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pasar, serta memastikan manfaat ekonomi sampai ke petani. Melalui inkubasi bisnis dan kewirausahaan berbasis komoditas perkebunan, UMKM dapat mengembangkan produk pangan olahan dan produk turunan lainnya, sehingga memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekspor baru.

Pemerintah berharap sinergi antara TEI sebagai pintu pasar global dan BPDP sebagai penguat rantai nilai perkebunan dapat mempercepat transformasi ekonomi Indonesia. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat ekspor, ketahanan energi, ketahanan pangan, dan posisi Indonesia dalam diplomasi ekonomi global.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Related Posts

LPS Terima Hasil Sitaan Korupsi BPR KRI Rp 2,7 Miliar dari Kejari Indramayu

22 Oktober 2026
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

22 Oktober 2026
Akar Peoni Jadi Kunci Zuo Hao Shi untuk Meredakan Sakit Leher Belakang

Akar Peoni Jadi Kunci Zuo Hao Shi untuk Meredakan Sakit Leher Belakang

22 Oktober 2026
Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

22 Oktober 2026

Risiko Menggunakan Sparepart Komatsu Non-Original dan Cara Mendapatkan Part Asli Bergaransi melalui UT Connect

22 Oktober 2026
BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin dan Syukuran Gedung Kerja Baru

BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin dan Syukuran Gedung Kerja Baru

22 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Pendidikan

    Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Tani: Swasembada Pangan Nasional di Tengah Tantangan Geopolitik dan Krisis Pangan Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Pembongkaran Rel Kuno Cirebon Memanas, DPRD Siapkan RDP dan Panggil Wali Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEB UI Kembangkan DBHCHT Untuk KTR di Kabupaten Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Gentengisasi di Majalengka Diluncurkan 8 November

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asep Eka Mulyana Dapat Diskresi Tiga Periode, Golkar Majalengka Bidik Tambah Kursi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id