CIAYUMAJAKUNING.ID – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menjenguk siswa SMPN 1 Japara korban dugaan tindakan perundungan (bullying) akibat terkena semprotan cairan pembersih lantai di RSUD Linggajati, Selasa (13/10).
Ia menyampaikan kondisi siswa tersebut menunjukkan perkembangan yang baik.
“Alhamdulillah, kondisinya semakin membaik dan di pastikan aman. Mudah-mudahan besok ia bisa beraktivitas kembali seperti sediakala,” ujar Bupati.
Selain itu, ia juga menggali keterangan langsung dari siswa tersebut mengenai kronologi kejadian.
Berdasarkan percakapan, insiden terjadi bermula dari candaan antarsiswa yang kemudian berujung pada penyemprotan cairan pembersih lantai.
Cairan tersebut lalu mengenai bagian wajah, termasuk mulut dan mata.
Tak hanya itu, ada teman lain yang turut terkena semprotan.
Setelah kejadian, korban mengalami mual dan muntah hingga mendapatkan pertolongan di lingkungan sekolah sebelum akhirnya menjalani penanganan medis.
Berdasarkan keterangan, semprotan di arahkan kepada beberapa orang dan kebetulan mengenai sang korban.
Bupati pun menegaskan jika peristiwa tersebut tetap harus di tindaklanjuti supaya kejadian serupa tidak terulang.
“Saya menugaskan Pak Kadisdik untuk melakukan pembinaan dan turun langsung ke lapangan,” ungkapnya.
Terkait munculnya dugaan perundungan,, Bupati mengajak semua pihak untuk berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar dan mengedepankan penelusuran fakta.
Perbedaan antara candaan, tindakan yang membahayakan dan dugaan perundungan perlu di cermati berdasarkan kronologi serta keterangan dari pihak-pihak terkait.
Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan secara tepat tanpa mengabaikan keselamatan maupun hak anak. ***









