CIAYUMAJAKUNING.ID – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati meninjau lokasi terdampak kekeringan di kawasan Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, Selasa (13/10).
Berdasarkan laporan warga, kawasan tersebut telah mengalami kekeringan selama kurang lebih satu minggu.
Kondisi ini semakin terasa karena musim kemarau yang berkepanjangan, sementara pasokan air bersih belum menjangkau masyarakat secara optimal.
“Saya menerima aspirasi masyarakat yang menyampaikan bahwa sudah satu minggu air tidak mengalir ke wilayah ini. Tadi saya langsung menghubungi PDAM agar penyaluran air bisa segera di lakukan,” ujar Wakil Wali Kota.
Menurutnya, kekeringan di Kopi Luhur membutuhkan perhatian khusus, terutama karena kondisi geografis wilayah yang berada di dataran tinggi.
Saat meninjau sejumlah titik, Siti mendapati sumur-sumur warga telah mengering.
Sejumlah pompa air juga dilaporkan rusak, sementara tempat penampungan air milik warga dalam kondisi kosong.
Ia berharap distribusi air bersih dapat berlangsung secara merata sehingga seluruh warga yang membutuhkan memperoleh manfaat.
Menurut Siti, penanganan kekeringan perlu memperhatikan kondisi di lapangan, termasuk lokasi permukiman yang lebih tinggi dan sulit mendapatkan pasokan air.
Langkah penghematan pun di nilai penting untuk membantu warga bertahan selama pasokan air masih terbatas dan hujan belum turun secara konsisten.
“Saya mengimbau masyarakat, khususnya warga Kopi Luhur yang terdampak kekeringan, untuk tetap menghemat penggunaan air,” pesannya. ***









