https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 28 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Kuliner

Asal Usul Nama Kerupuk Melarat Kuliner Khas Cirebon

by Noer Panji
29 Mei 2020
in Kuliner

Kerupuk Melarat Cirebon memiliki cerita seiring dengan perjalanan panjang sejarah perkembangan Cirebon

Cirebon: Kerupuk melarat merupakan salah satu kuliner khas Cirebon yang saat ini banyak digemari para pengunjung maupun penduduk asli. Bentuknya yang unik, kerupuk melarat ini memiliki ciri khas tersendiri yakni digoreng tanpa menggunakan minyak goreng.

Tak sedikit pengunjung maupun pemudik belanja kerupuk melarat Cirebon saat ingin kembali ke Jakarta. Namun ternyata, nama tersebut bukanlah nama pertama yang diberikan pembuat kerupuk tersebut pada 1926. Sebelumnya bernama Kerupuk Mares.

BacaJuga

Festival Serabi Perkuat Simbol Kebersamaan Warga Kota Cirebon

Kopi Kuningan Siap Mendunia di Ajang World of Coffee Asia 2026

Nasi Kebuli Barokah: Kuliner Timur Tengah di Cirebon yang Ramah Kantong

Nasi Bejek Jogja Rasa Cirebon di Aurel Bistro Laris Manis, Terjual 100 Porsi per Hari

“Nama kerupuk mares berubah menjadi kerupuk melarat sekitar tahun 1980 an,” ujar Pengamat Sejarah dan Budaya Cirebon Nurdin M. Noor, Jumat (29/5/2020).

Nurdin menjelaskan, nama kerupuk mares berarti ‘tanah’ dan ‘ngeres’ atau olahan pasir yang kasar. Nama kerupuk mares kemudian berubah menjadi kerupuk melarat sekitar tahun 1980 an. Sebutan kerupuk melarat tersebut, kata dia, diberikan kepada orang kota karena dianggap sebagai simbol orang miskin. Terlihat dari cara menggorengnya tidak menggunakan minyak tanah.

“Kerupuk melarat digoreng pakai pasir. Saat itu kerupuk melarat dianggap sebagai cemilan yang terbuang,” ujar Nurdin.

Nurdin mengatakan penciptaan kerupuk melarat pada awalnya berkaitan dengan depresi ekonomi yang melanda dunia pada 1920-an. Belanda yang masih menjajah Indonesia juga ikut terkena imbasnya, begitu pula dengan Indonesia.

Akibat depresi ekonomi, masyarakat kesulitan mendapatkan minyak goreng untuk menggoreng kerupuk. Namun, kondisi itu justru mendorong warga lebih kreatif.

“Masyarakat pun menggoreng kerupuk dengan menggunakan pasir sebagai pengganti minyak dan hasilnya malah enak. Kerupuk melarat itu hasil kreativitas masyarakat Pantura Cirebon,” kata Nurdin.

Sebenarnya tidak hanya kerupuk melarat yang berhasil diciptakan dalam masa-masa susah itu. Warga Pantura juga membuat beberapa camilan khas Cirebon lainnya, seperti tike, umbi, lantak, dan emping.

“Kerupuk melarat biasanya dipadukan dengan sambal khas Cirebon, seperti sambal asam, sambal dage atau oncom,” ujar Nurdin.

Saat ini, kerupuk yang identik dengan masyarakat miskin tersebut semakin digandrungi semua kalangan. Terlebih masyarakat di luar Cirebon.

“Salah satu penyebab macet juga banyak pemudik yang berhenti di sepanjang Jalan Tengah Tani untuk beli kerupuk melarat karena itu salah satu sentra home industry,” kata Nurdin.

 

 

Tags: Cirebonmain ke Cirebon

Related Posts

Festival Serabi Perkuat Simbol Kebersamaan Warga Kota Cirebon

Festival Serabi Perkuat Simbol Kebersamaan Warga Kota Cirebon

22 Juni 2026
Kopi Kuningan Siap Mendunia di Ajang World of Coffee Asia 2026

Kopi Kuningan Siap Mendunia di Ajang World of Coffee Asia 2026

28 April 2026

Nasi Kebuli Barokah: Kuliner Timur Tengah di Cirebon yang Ramah Kantong

14 April 2026

Nasi Bejek Jogja Rasa Cirebon di Aurel Bistro Laris Manis, Terjual 100 Porsi per Hari

13 April 2026
Wali Kota Cirebon Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK Jabar

Kulineran di Puspa Langlangbuana Kuningan Bisa Transaksi Digital

3 April 2026
Semarak Festival Ramadan 1447 H di Jalan Siliwangi Kota Cirebon

Semarak Festival Ramadan 1447 H di Jalan Siliwangi Kota Cirebon

2 Maret 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Tradisi Melepas Burung Bagi Warga Tionghoa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltekkes Tasikmalaya Latih Petugas Puskesmas Gunungsari Deteksi Dini Kanker Paru Lewat SATUSEHAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id