https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Selasa, 1 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

Danrem 063/SGJ Cirebon: Siapapun yang Ganggu Kedaulatan NKRI Wajib Dihancurkan

by Sudastika
21 Juli 2022
in Umum
Danrem 063/SGJ Cirebon: Siapapun yang Ganggu Kedaulatan NKRI Wajib Dihancurkan

CIAYUMAJAKUNING.ID – Pengajian akbar yang digelar di Kecamatan Ciledug Selasa (05/07) malam lalu menyisakan berbagai pandangan yang beragam terkait kebangsaan dan kebhinekaan. Tak terkecuali pandangan umum yang disampaikan oleh Komandan Resor Militer (Danrem) 063 Sunan Gunung Jati (SGJ) Cirebon Kolonel Infanteri Daniel Rakca Andalasawan.

Terkait tentang kebangsaan, menurut Danrem 063/SGJ Cirebon Daniel Rakca, kebangsaan adalah hukum antara orang dan negara yang memberikan yuridiksi atas perlindungan kepada warganya.

BacaJuga

OJK Dorong Ekonomi Warga Desa Jagara Tumbuh dari Potensi Lokal

Persima Majalengka U-17 Siap Berlaga di Ajang Piala Soeratin 2026

1.279 Warga Binaan Lapas Ciwaringin Cirebon Dapat Remisi

Bupati Lucky Lantik Aan Hendrajana Jadi Pj Sekda Indramayu

‘Sehingga dalam konteks kebangsaan, kita semua juga harus paham tentang apa itu wawasan kebangsaan. Merupakan konsepsi cara pandang yang dilandasi dengan kesadaran diri,” ujarnya yang pada malam itu mendampingi Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya bersama Kapolresta Cirebon Arief Budiman, Bupati Cirebon Imron Rosyadi, serta segenap jajaran Forkopimda Kabupaten Cirebon.

Kesadaran inilah yang menurut Daniel Rakca dianggap paling penting dan harus disadari bahwa keberadaan bangsa Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke sudah ditakdirkan oleh Allah swt.

“Dan perjuangan ini tidak mudah. Dengan doa, dengan nyawa, harta benda, yang begitu besar pengorbanannya. Dari ulama. Dari para tokoh, rakyat semuanya bersatu untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka,” beber dia.

Selain itu, ajaran Islam, sambung Daniel Rakca, sangat mendukung tegaknya pilar-pilar kebangsaan.

“Jadi kalau ada diantara kita yang masih mempertentangkan tentang kebangsaan khususnya pilar-pilar kebangsaan, dari Pancasila, kebhinekaan, NKRI dan Undang-undang 45 maka patut kita pertanyakan keberadaannya di negera kita ini. termasuk di Cirebon, setuju yaa?” tegasnya.

Daniel Rakca lalu mengutip arti Surat Al Hujarat ayat 13 yang berbunyi:

“Wahai manusia sungguh kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan kemudian kami jaadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu sekalian mengenal sungguh yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh Allah Maha Mengetahui dan Maha Pelindung.”

“Ini menjadi pandangan kita semua dan tentunya menjadi pedoman dan sudah jelas bahwa tidak ada keraguan tentang adanya perbedaaan antar umat manusia yang ada di Indonesia ini,” paparnya.

Danrem 063/SGJ Daniel Rakca memberikan pandangan umum kebangsaan di pengajian akbar. (ciayumajakuning.id)

Selain itu, khusus untuk Wilayah Cirebon, Daniel Rakca juga mengutip petatah-petitih Sunan Gunung Jati Syarif Hidayatullah pada zaman abad ke-15 yang dianggap relevan terkait tentang Pancasila.

“Pesan pertama, Wedia ning Allah, takutlah pada Allah. Mengartikan bahwa maksud dalam petatah-petitihnya yang pertama ini adalah Ketuhanan Yang Maha Esa,” jelasnya.

Yang kedua, lanjut Daniel Rakca, Gegunem Sifat Kang Pinuji yang memiliki makna mengusung sifat-sifat terpuji kemanusian dan masuk ke dalam Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Yang ketiga, Den Welas Asih ing Sapapada. Utamakan cinta kasih kepada sesama. Pesan ini turut menyemarakkan semangat sila ketiga, yakni, Persatuan Indonesia.

Yang keempat, Angadahna ing Pepadu. Jauhi pertengkaran. Pesan ini termaktub dalam butir pancasila yang keempat yakni Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat, Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan.

Dan yang kelima, Amapesa ign Bina Batan. Jangan serakah dalam hidup bersama. Ini menandakan sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Jadi pada abad ke-15 para tokoh kita kesultanan kita (Cirebon-red) sudah menyampaikan pesan kepada kita semua (terkait kebangsaan-red),” jelas Daniel Rakca.

Kemudian tentang perlawanan rakyat. Ia menyampaikan bahwa sistem pertahanan bangsa Indonesia adalah sistem pertahanan semesta.

Artinya adalah bahwa sudah disepakati dalam UUD 1945 bahwa tidak ada satu pun orang, baik individu maupun kelompok yang dapat merongrong kedaulatan negara.

“Oleh karena itu, apabila ada sekelompok orang merongrong maka kita wajib membela. Wajib mencegah, wajib menangkal, bahkan wajib untuk menghancurkan siapapun baik dari luar maupun dalam negeri yang mengganggu kedaulatan Negara Repubilk Indonesia,” tegas dia.

Sebagai umat muslim, tambah Daniel Rakca, harus bisa berkontribusi mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur aman dan sejahtera.

“Sehingga apa yang telah dikorbankan oleh para pahlawan kita, tidak sia-sia dan kita menjadi bangsa yang terhormat berdaulat di dunia ini,” tutupnya. ***

Tags: Danrem 063/SGJKabupaten CirebonKecamatan CiledugPengajian Akbar

Related Posts

OJK Dorong Ekonomi Warga Desa Jagara Tumbuh dari Potensi Lokal

31 Agustus 2026
Persima Majalengka U-17 Siap Berlaga di Ajang Piala Soeratin 2026

Persima Majalengka U-17 Siap Berlaga di Ajang Piala Soeratin 2026

31 Agustus 2026
1.279 Warga Binaan Lapas Ciwaringin Cirebon Dapat Remisi

1.279 Warga Binaan Lapas Ciwaringin Cirebon Dapat Remisi

29 Agustus 2026
Trikarsa Fest 2026, Upaya Perluas Ekonomi Syariah di Kota Cirebon

Bupati Lucky Lantik Aan Hendrajana Jadi Pj Sekda Indramayu

28 Agustus 2026
Sosialisasi kegiatan pencegahan rokok ilegal.

Diskominfo Cirebon Gandeng PWI dan Bea Cukai Perkuat Edukasi Gempur Rokok Ilegal

27 Agustus 2026

Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Kerja

26 Agustus 2026

Berita Terpopuler

  • Dana BUMDes Desa Kejuden Diduga Digelapkan Hingga Rp 200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fure: Inovasi Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Furniture Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Purnabakti, 246 ASN Pemkab Cirebon Diberi Pembekalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Menjamur, PHRI Kota Cirebon Usulkan Moratorium

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id