https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Rabu, 19 Agustus 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

MPM Muhammadiyah Bekali Calon PMI di Desa Muara Cirebon Cegah TPPO Hingga Jerat Utang

by Noer Panji
23 November 2025
in Umum

Kick Off pelatihan vokasi kampung PMI di Desa Muara Kabupaten Cirebon. (Ciayumajakuning.id)

CIAYUMAJAKUNING.ID: Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pekerja migran Indonesia (PMI) terus dilakukan. Salah satunya oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah.

Mereka menggelar pelatihan vokasi khususnya bagi warga Desa Muara Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon. Wakil Ketua MPM Muhammadiyah, Ahmad Maruf mengatakan tingginya jumlah warga Desa Muara yang bekerja sebagai PMI di luar negeri membuat desa ini rawan terhadap berbagai persoalan.

BacaJuga

Ketika Ruang Kreatif Tabalong Menjadi Panggung Keceriaan Yaren

Pusdai Diminta Tak Sekadar Jadi Pusat Dakwah, Tapi Motor Pemberdayaan Umat di Jabar

Korban Kebakaran di Gantar dan Anjatan Indramayu Dapat Bantuan

Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat

“Mulai dari kerentanan hukum, masalah ekonomi keluarga, hingga ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” kata Ahmad Maruf, Minggu (23/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa program tersebut fokus pada perlindungan menyeluruh. Mulai dari pengetahuan hukum, literasi keuangan, pemberdayaan ekonomi hingga upaya pencegahan eksploitasi perdagangan orang.

Maruf menegaskan bahwa salah satu persoalan terbesar PMI adalah minimnya perlindungan hak, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor informal.

“Pekerja migran adalah profesi mulia. Namun prosesnya sering tidak mulus. Banyak masalah muncul, baik saat pemberangkatan maupun ketika keluarga ditinggalkan di rumah. Banyak teman-teman pekerja migran, terutama pekerja rumah tangga, yang hak-haknya belum terlindungi,” ujarnya.

Menurut Maruf, kegiatan vokasi harus dilakukan mulai dari hulu atau saat mereka masih menjadi calon pekerja migran. Program ini, katanya, membekali peserta dengan wawasan mengenai TPPO, mekanisme penempatan yang aman, serta hak-hak PMI sesuai regulasi.

Ia mengatakan, MPM Muhammadiyah memberikan pendidikan keuangan bagi keluarga PMI. Menurut Maruf, banyak pekerja migran yang akhirnya kembali lagi ke luar negeri karena uang hasil kerja tidak dikelola dengan baik.

Menurutnya, PMI harus punya rencana keuangan yang baik terutama saat mereka sudah kembali ke tanah air. Pentingnya perencanaan keuangan agar tidak terjebak siklus pulang kemudian berangkat lagi.

“Jangan sampai sudah bekerja keras di luar negeri, tetapi uangnya habis untuk konsumsi,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia mengatakan MPM Muhammadiyah telah kolaborasi dengan lembaga penyalur resmi dan lembaga keuangan untuk memastikan calon PMI tidak memulai proses kerja dengan beban utang.

Ia menegaskan agar calon PMI yang hendak bekerja di luar negeri tidak terjerat oleh rentenir atau pinjaman online ilegal.

“Kalau ada calon PMI yang tidak punya biaya awal, kita bantu mencarikan pembiayaan yang aman,” tegasnya.

Terpisah Kuwu Desa Muara, Latifah, mengungkapkan sekitar 30 persen warga Desa Muara adalah PMI. Ia berharap program ini membawa manfaat nyata bagi warganya.

“Kami ingin pekerja migran punya perencanaan masa depan, sehingga tidak selamanya harus pulang-berangkat. Keluarga juga butuh kebersamaan,” ujarnya.

Program vokasi ini diharapkan menjadi model perlindungan dan pemberdayaan bagi desa-desa lain yang memiliki jumlah PMI tinggi, sekaligus menjadi langkah konkret mencegah TPPO di tingkat akar rumput

Tags: CirebonDesa MigranDesa Muara CirebonheadlineMPM MuhammadiyahMuhammadiyahPekerja Migran

Related Posts

Ketika Ruang Kreatif Tabalong Menjadi Panggung Keceriaan Yaren

15 Agustus 2026
Pusdai Diminta Tak Sekadar Jadi Pusat Dakwah, Tapi Motor Pemberdayaan Umat di Jabar

Pusdai Diminta Tak Sekadar Jadi Pusat Dakwah, Tapi Motor Pemberdayaan Umat di Jabar

11 Agustus 2026
Korban Kebakaran di Gantar dan Anjatan Indramayu Dapat Bantuan

Korban Kebakaran di Gantar dan Anjatan Indramayu Dapat Bantuan

8 Agustus 2026

Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat

7 Agustus 2026

KDM Ajak LPM Ikut Andil dalam Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan di Jawa Barat

7 Agustus 2026

KDM: Insan Akademik Harus Membumi dan Buat Dampak Nyata

7 Agustus 2026

Berita Terpopuler

  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana BUMDes Desa Kejuden Diduga Digelapkan Hingga Rp 200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pecah Kongsi 4.0: Ketika Adu Domba Digital dan Identitas Mengancam Kebhinekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Menjamur, PHRI Kota Cirebon Usulkan Moratorium

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fure: Inovasi Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Furniture Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Kota Cirebon Tembus Rp3,2 Triliun, Lima Hotel Berbintang Segera Berdiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumur Tujuh Cikajayaan Pasawahan Situs Mata Air Bersejarah di Kuningan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id