CIAYUMAJAKUNING.ID: Ruang terbuka yang rindang menjadi salah satu alasan anak-anak di Cirebon bisa menikmati suasana yang lebih santai. Salah satunya pesta ulang tahun.
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, suasana Sinau Tabalong di kawasan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, berubah menjadi ruang bermain yang hangat dan penuh warna. Yaren, gadis kecil itu punya cara berbeda untuk merayakan usia keempatnya.
Balon warna-warni, panggung sederhana, hiburan, serta keceriaan anak-anak dan keluarga membuat suasana Tabalong terasa jauh dari kesan ruang belajar yang formal.
Bagi Yaren, ulang tahun ke-4 bukan sekadar soal tiup lilin dan potong kue. Momen ini dikemas sebagai ruang untuk bermain, bertemu, dan menciptakan pengalaman bersama anak-anak serta keluarga.
Keseruan semakin terasa dengan keterlibatan Cirebon Athara yang ikut meramaikan kegiatan. Anak-anak pun mendapatkan ruang untuk berinteraksi dan menikmati suasana pesta dengan lebih bebas.
Ruang terbuka yang rindang membuat anak-anak bisa menikmati pesta dalam suasana yang lebih santai. Mereka tidak hanya duduk menonton acara, tetapi juga punya kesempatan untuk bergerak, bermain, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Di sinilah konsep Tabalong terasa relevan: ruang publik tidak harus selalu serius.
Tabalong dapat menjadi tempat belajar, berkesenian, bermain, berkumpul, hingga merayakan momen-momen kecil yang punya arti bagi keluarga.
Pengelola Tabalong, Niko Brur, mengatakan kawasan tersebut sejak awal memang diarahkan sebagai ruang yang bisa digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas positif.
Mulai dari pendidikan, seni, budaya, lingkungan, hingga kreativitas, berbagai kegiatan dapat berlangsung di tempat yang sama. Tabalong atau Taman Belajar Cikalong selama ini dikenal sebagai ruang edukasi dan kreativitas masyarakat di Kota Cirebon.
Berbagai aktivitas seperti seni, membatik, kerajinan, hingga kegiatan lingkungan pernah digelar di kawasan tersebut.
Kehadiran perayaan ulang tahun Yaren kemudian memberikan perspektif lain: ruang kreatif juga bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Anak-anak bisa belajar tanpa merasa sedang belajar. Mereka bisa mengenal lingkungan, bertemu orang baru, bermain bersama, sekaligus menikmati masa kecil.
Konsep seperti ini menjadi semakin penting ketika ruang bermain anak di tengah kota semakin dibutuhkan.
Bagi Yaren dan keluarganya, ulang tahun keempat ini mungkin hanya berlangsung sehari. Namun, bagi anak-anak yang hadir, suasana bermain, bertemu teman, tertawa bersama, dan menikmati ruang terbuka bisa menjadi bagian dari memori masa kecil yang mereka bawa jauh lebih lama.
Tabalong sendiri sebelumnya telah menjadi lokasi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk festival, aktivitas anak, serta kegiatan seni dan budaya. Kawasan ini bahkan pernah menjadi tempat Festival Kampung Dongeng yang melibatkan sekitar 100 anak dan orang tua.
Dari sebuah pesta ulang tahun sederhana, ada pesan yang lebih besar: kota membutuhkan ruang yang memungkinkan anak-anak untuk bermain, berkreasi, berinteraksi, dan tumbuh bersama.
Karena masa kecil bukan cuma tentang hadiah dan kue ulang tahun. Kadang, yang paling diingat justru tempat, suasana, dan orang-orang yang membuat hari itu terasa spesial.









