CIAYUMAJAKUNING.ID – Pemkot Cirebon meluncurkan Penerapan Manajemen Talenta ASN sebagai upaya merombak wajah birokrasi, Selasa (23/12).
Langkah ini sekaligus manifestasi dari komitmen mendalam guna menciptakan sistem kepegawaian yang lebih sehat, adil dan profesional.
Sehingga setiap prestasi di hargai secara objektif tanpa celah bagi subjektivitas.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo menegaskan momentum ini adalah perwujudan dari visi jangka panjang yang telah di rancang sejak tahun 2021.
Menurutnya manajemen talenta adalah kunci untuk memastikan roda pemerintahan berjalan di tangan orang-orang yang tepat.
“Kegiatan ini perwujudan dari komitmen untuk membangun sistem kepegawaian yang lebih sehat, adil dan profesional,” ujar Edo.
Menurutnya transparansi kini telah terbuka lebar bagi seluruh ASN.
Dengan sistem ini, kebijakan rotasi, mutasi hingga promosi jabatan berbasis pada kompetensi, kinerja dan potensi nyata.
“Dengan begitu, produktivitas organisasi meningkat dan kualitas pelayanan akan jauh lebih optimal,” terang Edo.
Ia juga berpesan kepada para Kepala OPD untuk bertanggung jawab penuh dalam memvalidasi data.
Bagi Edo, sistem secanggih apa pun tak akan berjalan tanpa keterlibatan aktif dan kejujuran data dari setiap unit kerja.
“Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan sistem merit agar tidak hanya menjadi tren sesaat,” tuturnya.
Dukungan penuh juga datang dari Kepala Kantor Regional III BKN Jabar dan Banten, Wahyu.
Ia mengapresiasi tinggi atas capaian Kota Cirebon yang kini sejajar dengan instansi maju lainnya.
“Reformasi birokrasi tidak terlepas dari transformasi digital dan Kota Cirebon telah membuktikan keseriusannya,” ungkap Wahyu.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Cirebon Sri Lakshmi Stanyawati menjelaskan manajemen talenta di bangun melalui lima tahapan utama.
Mulai dari penguatan kelembagaan hingga implementasi nyata dalam pengisian jabatan.
Sejak tahun 2019-2025, pihaknya telah melakukan pemetaan dan profiling kompetensi terhadap 1.461 ASN.
Data ini telah terintegrasi dalam sistem informasi “SIMANTAN Terindah” (Sistem Manajemen Talenta Terindah).
“Ini menegaskan manajemen talenta di Kota Cirebon telah menjadi dasar nyata dalam pengambilan keputusan organisasi,” jelas Sri.
Hasil dari pemetaan ini telah mulai di uji coba pada proses rotasi dan mutasi pada Oktober dan November 2025.
Keberadaan Assessment Center yang objektif dan berstandar menjadi filter utama.
“Semoga dengan launching penerapan manajemen talenta ASN ini mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang kompeten dan berintegritas,” harapnya. ***









