https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Jumat, 25 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Budaya

Karnaval Budaya Semarakkan Hari Jadi Kuningan ke-528

by Sudastika
25 September 2026
in Budaya
Karnaval Budaya Semarakkan Hari Jadi Kuningan ke-528

CIAYUMAJAKUNING.ID – Helaran Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528 Kuningan bertajuk “Tumapak ka Jaman Baheula: Napak Tilas Kuningan” berhasil menyedot antusiasme luar biasa dari ribuan warga yang tumpah ruah ke jalanan, Minggu (13/9/2026). Dari replika Kuda Putih hingga atraksi kolosal lintas zaman, helaran ini menjelma jadi tontonan sekaligus tuntunan yang menghidupkan kembali akar sejarah daerah.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak rangkaian karnaval mulai melintas. Warga dari berbagai kalangan tampak memenuhi sejumlah titik di sepanjang rute, memberikan dukungan dan menyaksikan langsung kreativitas para peserta.

BacaJuga

Hidupkan Nilai Budaya, Kuningan Gelar Festival Linggarjati 2026

Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Siliwangi

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

Karnaval berlangsung semarak selama kurang lebih lima jam tanpa jeda. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan menampilkan berbagai atraksi, kostum megah, kesenian tradisional, replika budaya, hingga tema-tema sejarah Kuningan yang dikemas secara kreatif.

Bupati bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, SH, M.Kn, Ketua DPRD, Dandim 0615, Kapolres, Kajari, Sekda yang juga Ketua Harjad ke 528 Kuningan. Mereka tampil mengenakan Kostum Nusantara dan busana Kerajaan Saung Galah. Mereka berjalan kaki sekitar satu kilometer menuju Panggung Kehormatan di Taman Kota Kuningan.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. mengatakan, helaran budaya ini tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan sejarah dan budaya Kuningan sebagai pijakan menuju masa depan.

“Tradisi adalah akar, budaya adalah jati diri,” ujar Dian saat melepas rangkaian Helaran Budaya Kuningan.

Menurutnya, masyarakat Kuningan harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan bergerak menuju kemajuan, namun tetap menjaga nilai-nilai sejarah, tradisi, dan budaya yang menjadi identitas daerah.

“Hari ini kita mencoba mengingat kembali masa lalu untuk ditepatkan jalan sebagai masa depan,” katanya.

Rangkaian helaran melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran instansi daerah, TNI-Polri, pelajar, organisasi masyarakat, komunitas, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga perwakilan kecamatan.

Berbagai penampilan disuguhkan dalam sejumlah kelompok tematik. Salah satunya mengangkat perjalanan sejarah Kuningan mulai dari masa pra-sejarah, masuknya Hindu-Buddha, masuknya Islam, masa kolonial Belanda, perjuangan kemerdekaan dan Perundingan Linggarjati, hingga masa kemerdekaan.

Peserta lainnya menampilkan beragam kekayaan seni dan budaya, seperti replika Kuda Putih, alunan angklung, kisah kerajaan Saunggalah, Kesultanan Kasepuhan dan Kanoman, kostum Nusantara, serta aneka kreasi inovatif dari pelajar, perguruan tinggi, dan komunitas.

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan drumband, marching band, pencak silat, Polisi Cilik, kesenian tradisional, dan berbagai atraksi lainnya.

Di tengah rangkaian acara, turut dilaksanakan penyerahan Anugerah Tokoh Pinunjul Kuningan kepada Andi Gani Nena Wea, S.H., M.H. atas kontribusi luar biasa yang diberikan kepada masyarakat dan pembangunan daerah. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Dian.

Usai helaran, Bupati Dian mengaku puas melihat antusiasme peserta dan masyarakat yang setia bertahan hingga akhir pertunjukan.

“Saya sangat puas, merasa terhibur, dan saya lihat juga masyarakat bertahan sampai akhir. Lima jam tanpa jeda dan sekarang lebih terkonsep. Setiap peserta mengusung tema dan tata kelolanya kita atur, dan ternyata mereka bisa,” ungkapnya.

Dian menilai helaran tahun ini bukan hanya menyuguhkan kemeriahan, melainkan sarat akan pesan edukatif.

“Ini jujur merupakan hiburan yang menarik dan berisi, ada tontonan dan ada juga tuntunan. Mudah-mudahan jadi spirit bagi kita untuk membangun ke arah lebih baik,” tuturnya.

Sejumlah peserta juga menyelipkan pesan mengenai kebersihan, kepedulian lingkungan, tata kelola pemerintahan yang baik, hingga aspirasi untuk kemajuan daerah.

Dian menegaskan, kemajuan Kuningan harus tetap dibangun kokoh di atas akar budaya dan tradisi leluhur.

“Kita boleh modern, tapi kita tidak boleh lupa dan harus tetap mengingat jasa-jasa leluhur. Jati diri, tradisi harus jadi bagian hidup kita, masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang,” katanya.

Ke depan, pihaknya berencana terus menggenjot berbagai potensi daerah melalui kegiatan kreatif dan festival, termasuk merancang gelaran berskala internasional tanpa membebani APBD. Dian optimistis keindahan alam, SDM, dan ekonomi kreatif Kuningan memiliki prospek besar yang siap melejit.

“Saya ingin Kuningan melejit melesat ke depan dengan segala potensi yang ada. Ini kita belum tergali saja. Kalau bukan oleh kita, siapa lagi?” pungkasnya. ***

Tags: CiayumajakuningheadlineKabupaten KuninganKarnaval BudayaNapak Tilas

Related Posts

Hidupkan Nilai Budaya, Kuningan Gelar Festival Linggarjati 2026

Hidupkan Nilai Budaya, Kuningan Gelar Festival Linggarjati 2026

5 September 2026
Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Siliwangi

Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Siliwangi

23 Agustus 2026
Promosi Digital Dekranasda Kuningan Terbaik di Ajang PKJB 2026

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

2 Juli 2026
Bangun KDKMP, Stranas PK Pantau Alih Fungsi Lahan Indramayu

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

28 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Keren! 15 Karya Budaya Kabupaten Cirebon Jadi WBTb Jabar

26 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Perkuat Kolaborasi via Festival Kepatihan 2026 Kota Cirebon

26 Juni 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Tradisi Melepas Burung Bagi Warga Tionghoa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltekkes Tasikmalaya Latih Petugas Puskesmas Gunungsari Deteksi Dini Kanker Paru Lewat SATUSEHAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id