CIAYUMAJAKUNING.ID – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Indramayu ke-49, ruas jalan di Kabupaten Indramayu di sesaki warga yang menyaksikan kemeriahan Kirab Tunggul dan Pataka, Rabu (07/10).
Pendopo Indramayu menjadi titik awal kirab yang juga di iringi pawai ratusan becak yang membawa Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin pada pukul 08.00 WIB.
Rombongan kirab lalu beriringan menuju gedung DPRD Indramayu guna mengikuti Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-499 Indramayu.
Kirab Tunggul dan Pataka tahun ini membawa semangat menuju lima abad perjalanan Indramayu.
Mengusung tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya”, momentum Hari Jadi ini menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan panjang masyarakat Indramayu, sekaligus menatap masa depan dengan penuh optimisme.
Bupati Lucky mengatakan perjalanan 499 tahun merupakan bagian penting dari sejarah yang perlu terus di rawat bersama.
“Hari Jadi ke-499 Indramayu menjadi momentum untuk menghargai perjalanan panjang Indramayu sekaligus memperkuat semangat bersama menyongsong 5 abad,” katanya.
Hal senada di sampaikan Wabup Syaefudin yang menurutnya, prosesi tersebut menjadi simbol kebersamaan dalam mengawal perjalanan Indramayu dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang berpijak pada kekuatan masyarakat.
“Menuju 5 abad, Indramayu membutuhkan kebersamaan seluruh unsur masyarakat,” ungkapnya.
Semarak Hari Jadi juga semakin terasa melalui penggunaan busana khas daerah yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan.
Pemkab Indramayu menghadirkan koleksi khusus bagi jajaran pemerintahan.
Motif Iwak Etong di peruntukkan bagi jajaran Forkopimda, sedangkan pejabat struktural dan para Kuwu menggunakan pilihan motif Sekarniyem.
Kehadiran batik khas Indramayu itu, menjadi bagian dari upaya menghadirkan identitas budaya Indramayu dalam setiap momentum penting daerah, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap warisan budaya lokal. ***









