CIAYUMAJAKUNING.ID – Bupati Cirebon Imron Rosyadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran melalui perbaikan sarana prasarana sekolah dan peningkatan kualitas guru supaya memberikan manfaat saat kegiatan belajar mengajar.
Hal itu ia sampaikan saat meninjau hasil revitalisasi 12 SMPN yang baru saja merampungkan pekerjaan tahap pertama di Kabupaten Cirebon, Jumat (16/10).
“Sebagus apa pun bangunan dan fasilitas sekolah, faktor utama keberhasilan pendidikan tetap berada pada kualitas guru, semangat belajar siswa serta dukungan orang tua dan masyarakat,” kata Imron saat menghadiri Open House Sekolah Hasil Revitalisasi di SMPN 2 Suranenggala.
Pelaksanaan revitalisasi sekolah di Kabupaten Cirebon juga mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemprov Jabar dan Dinas Pendidikan.
Selain itu, ia juga menyoroti digitalisasi pembelajaran melalui Program Indonesia Digital (PID) agar guru dan siswa mampu memanfaatkan teknologi secara positif, kreatif dan produktif.
Sementara itu , Kadisdik Kabupaten Cirebon Ronianto mengatakan pengajuan bantuan revitalisasi untuk tahap kedua masih dalam proses.
Pemkab Cirebon sebelumnya mengusulkan bantuan revitalisasi untuk 33 SMPN dengan 13 sekolah telah mendapatkan realisasi program, yakni 12 sekolah yang pekerjaannya selesai dan satu sekolah yang masih dalam proses.
Pemerintah daerah juga mengusulkan bantuan revitalisasi untuk 77 satuan PAUD dan 130 SD.
Menurutnya, bantuan pemerintah pusat membantu daerah menangani kerusakan bangunan sekolah di Kabupaten Cirebon.
“Karena kemampuan APBD kami belum memungkinkan untuk merehabilitasi seluruh sekolah,” ungkap Ronianto. ***









