https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

Ingin Masuk Wilayah Kota Cirebon, Mundu Jadi Skala Prioritas Perumda Air Minum Tirta Jati

by Andika
21 Desember 2022
in Umum
Ciayumajakuning.id

Direktur Umum PDAM Suharyadi sebut Kecamatan Mundu jadi prioritas pelanggan baru.

CIAYUMAJAKUNING.ID – Wilayah Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon ternyata salah satu wilayah yang menjadi skala prioritas Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon ke depannya. Saat ini Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon tengah mencari investor untuk pemasangan jaringan pipa baru untuk dapat menyalurkan air dari Tawangsari menuju Kecamatan Mundu.

Dirut Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, H Suharyadi mengungkapkan, wilayah Timur terutama masyarakat di Desa Mundu dan sekitarnya memang ini adalah salah satu target pelayanan ke depan dengan akses itu airnya dari Waduk Jatigede, hanya saja sampai dengan saat ini Waduk Jatigede belum mulai beroperasi, sehingga pihaknya mencari beberapa badan usaha atau investor untuk bisa mendistribusikan air ke Kecamatan Mundu, karena sumber air yang ia miliki Itu posisinya ada di Tawangsari.

BacaJuga

Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: Waspada Radikalisme Digital, Sarana Pendidikan Benteng Terakhir Mendidik Generasi Penerus Bangsa yang Cinta Tanah Air dan Menjaga Persatuan Bangsa

Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Siliwangi

Laskar Gerindra Kuningan Digembleng Tina Wiryawati, Hadirkan Solusi untuk Masyarakat

“Jadi kalau kalau ke Mundu itu kurang lebih sekitar di atas 20 kilometer ini memerlukan investasi yang besar. Jadi, selain mengandalkan sumber mata air dari Tawangsari dan Waduk Jatigede, kita juga mencari potensi di sumber mata air lainnya yaitu Cidahu milik Perhutani,” kata Suharyadi kepada wartawan, Rabu (21/12/2022).

Dikatakan dia, terkait dengan masyarakat Mundu yang menginginkan masuk dalam bagian dari pelanggan PDAM Kota Cirebon, pihaknya tidak menghalangi, karena masih menurutnya, air itu adalah kebutuhan dasar manusia, jadi apabila pelanggan atau masyarakat itu menginginkan untuk distribusi dari PDAM Kota Cirebon disilahkan.

“Selagi kitanya belum memasang jaringan perpipaan dan belum ada sumber air, kami persilakan untuk menjadi pelanggan kota dan kami juga tidak menghalangi,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan dia, ke depannya ketika wilayah kabupaten sudah ada jaringan perpipaan, pihaknya memohon kepada PDAM Kota Cirebon untuk tidak melayani di wilayah Kabupaten Cirebon, kecuali PDAM Kabupaten Cirebon yang tidak ada jaringan.

“Kalau urusan dasar, bahkan kebutuhan pokok itu tidak melihat kabupaten, kota provinsi dan sebagainya. Karena itu kita untuk kebutuhan dasar manusia,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon saat ini mengalami krisis air bersih, hal itu yang membuat keinginan masyarakat Kecamatan Mundu ingin bergabung dengan Kota Cirebon, dengan harapan PDAM Kota Cirebon bisa masuk ke wilayah Kecamatan Mundu.

Kuwu Mundu Pesisir, H Khaerun memaparkan, persoalan para kuwu di Kecamatan Mundu yang disampaikan oleh BPD terkait keinginan masyarakat di Kecamatan Mundu memilih bergabung dengan Kota Cirebon bukan berarti wilayah Kecamatan Mundu menolak masuk ke rencana Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Cirebon Timur.

“Yang menjadi persoalan utamanya adalah saat ini Mundu terutama Desa Mundu Pesisir susah mendapatkan air bersih, itu salah satu penyebabnya,” katanya.

Menurutnya, salah satu yang diharapkan adalah adanya sambungan PDAM masuk ke wilayah Desa Mundu Pesisir dan beberapa desa lain di Kecamatan Mundu. Namun upaya yang dilakukan para kuwu kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon hingga saat ini tak kunjung ada upaya realisasi tersebut.

“Alasannya belum ada sambungan PDAM masuk ke Mundu, sementara saluran PDAM dari Kotamadya itu lebih dekat, maka wajar ketika kami meminta agar Kecamatan Mundu masuk ke wilayah Kotamadya dan berharap agar PDAM Kotamadya bisa masuk ke wilayah Kecamatan Mundu,” terangnya.

Bila Pemerintah Kabupaten Cirebon tanggap, kata dia, apa yang menjadi keluhan masyarakat terutama soal kesulitan air bersih dengan menginstruksikan PDAM Kabupaten Cirebon melakukan sambungan ke wilayah kecamatan Mundu.

“Kemungkinan besar masyarakat juga tidak akan berteriak untuk bergabung dengan Kotamadya Cirebon,” katanya.

Kalaupun wilayah Kecamatan Mundu jauh dari Water Treatment Plant (WTP) yang ada. PDAM Kabupaten Cirebon bisa saja membangun WTP baru di wilayah Setu Patok Kecamatan Mundu yang nantinya bisa menyalurkan air bersih untuk wilayah Kecamatan Mundu maupun kecamatan lain seperti Astanajapura dan lainnya.

“Kalau memang sambungan PDAM langsung dari sambungan yang ada milik PDAM Kabupaten Cirebon jaraknya terlalu jauh, pemerintah seharusnya mengupayakan membangun WTP baru di wilayah kecamatan Mundu,” harapnya.

Dikatakannya, upaya Pemerintah Desa Mundu Pesisir untuk pengadaan kebutuhan air bersih masyarakatnya pada masa kepemimpinan kuwu sebelum dirinya pernah membangun Pamsimas. Namun air yang dihasilkan dari Pamsimas tersebut rasanya asin dan keruh sehingga air dari Pamsimas tidak bisa digunakan untuk kebutuhan pengadaan air bersih masyarakat.

“Kebutuhan air bersih untuk masyarakat di Desa Mundu Pesisir maupun beberapa desa lainnya sangat besar, bahkan masyarakat berani membeli air bersih dari penjual keliling yang satu dirigen harganya Rp2500, padahal kalau PDAM Kabupaten Cirebon jelek itu sangat potensi untuk menambah pendapatan PDAM Kabupaten Cirebon,” terangnya.

Menurut Khaerun, dirinya maupun kuwu lain di Kecamatan Mundu dan juga masyarakat, beralasan kenapa ingin bergabung dengan PDAM Kotamadya Cirebon, hal itu lantaran adanya MoU antara Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Pemerintah Kotamadya Cirebon soal batas kewenangan penyaluran air PDAM yang melarang saluran air PDAM Kotamadya Cirebon masuk ke wilayah Kabupaten Cirebon.

Begitu juga sebaliknya, maka salah satu cara agar wilayah Kecamatan Mundu mendapat air bersih dari Kotamadya Cirebon maka Kecamatan Mundu harus masuk ke wilayah Kota Cirebon.

“Kami memang tidak yakin kalau Pemerintah Kabupaten Cirebon menyerahkan wilayah Kecamatan Mundu masuk ke Kotamadya Cirebon, tetapi sampai kapan nasib masyarakat Kecamatan Mundu kesusahan mendapatkan air bersih maka kepedulian Pemerintah Kabupaten Cirebon harus segera ada saluran PDAM masuk ke wilayah kecamatan Mundu,” harapnya. ***

Tags: Air BersihCiayumajakuningH SuharyadiKabupaten CirebonPDAM Tirta Jati

Related Posts

Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

25 Agustus 2026

Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: Waspada Radikalisme Digital, Sarana Pendidikan Benteng Terakhir Mendidik Generasi Penerus Bangsa yang Cinta Tanah Air dan Menjaga Persatuan Bangsa

25 Agustus 2026
Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Siliwangi

Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Siliwangi

23 Agustus 2026

Laskar Gerindra Kuningan Digembleng Tina Wiryawati, Hadirkan Solusi untuk Masyarakat

22 Agustus 2026
KDM Tinjau Korban Gempa Manggarai Timur, Bantuan Rp20 Juta untuk Rumah Rusak Berat

KDM Tinjau Korban Gempa Manggarai Timur, Bantuan Rp20 Juta untuk Rumah Rusak Berat

22 Agustus 2026
Lantik Empat Kuwu PAW, Wabup Cirebon Singgung Pilwu 2027

Lantik Empat Kuwu PAW, Wabup Cirebon Singgung Pilwu 2027

22 Agustus 2026

Berita Terpopuler

  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana BUMDes Desa Kejuden Diduga Digelapkan Hingga Rp 200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fure: Inovasi Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Furniture Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Menjamur, PHRI Kota Cirebon Usulkan Moratorium

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Kota Cirebon Tembus Rp3,2 Triliun, Lima Hotel Berbintang Segera Berdiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Purnabakti, 246 ASN Pemkab Cirebon Diberi Pembekalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Hotel Baru Berdiri, Umar Klau Wanti-wanti: Jangan Sampai Warga Cirebon Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id